Brunei Siap Terapkan Hukum Syariah

Fajar Nugraha, Okezone · Rabu 23 Oktober 2013 11:06 WIB
https: img.okezone.com content 2013 10 23 411 885518 KFlS8tqHYT.jpg Sultan Hassanal Bolkiah (Foto: Reuters)

BANDAR SERI BEGAWAN - Hukum baru yang ditujukan untuk menekan angka kriminalitas segera diterapkan di Brunei Darussalam. Negeri Kaya Minyak itu akan menerapkan hukum pidana syariah yang diberlakukan dengan syarat.

Sebelumnya hukum syariah di Brunei hanya ditujukan untuk penyelesaian masalah keluarga. Mengenai penerapan hukum syariah dalam masalah pidana, Sultan Hassanal Bolkiah mengharapkan agar hukum tersebut bisa meningkatkan pengaruh Islam di negara kecil itu.

Sultan Bolkiah mengatakan, hukum pidana syariah harus dipandang sebagai bentuk pedoman khusus dari Allah dan akan menjadi bagian sejarah hebat Brunei Darussalam.

"Dengan kebesaran Allah, berlakunya hukum ini merupakan bukti bahwa kewajiban kita kepada Allah dapat terpenuhi," ujar Sultan Bolkiah, seperti dikutip Associated Press, Rabu (23/10/2013).

Hukum ini hanya akan berlaku kepada warga Muslim Brunei, yang merupakan menjadi mayoritas populasi Brunei. Sementara sebagian kecil warga lainnya, memeluk agama Budha, Kristen dan kepercayaan lainnya.

Mufti Agung Brunei Awang Abdul Aziz mengatakan, dengan berlakukan hukum ini, setiap pelanggar hukum bisa dikenai hukum rajam dan potong tangan. Tetapi hukuman tersebut dilakukan terbatas dengan syarat-syarat ketat.

Awang memastikan, warga asing tidak perlu takut bisa terjebak dalam hukuman ini. "Apakah semua wisatawan datang ke Brunei untuk mencuri? Jika tidak, untuk apa mereka merasa takut. Semua orang, termasuk wisatawan mendapatkan perlindungan sesuai," jelas Awang.

Implementasi hukum pidana syariah diperkirakan tidak akan menghadapi tentangan dari masyarakat Brunei. Sejak lama, negara ini menerapkan kebijakan konservatif, termasuk melarang penjualan minuman keras.

(faj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini