Share

6.000 Unggas di Lampung Timur Mati Terkena Flu Burung

Tri Purna Jaya, Okezone · Sabtu 26 Oktober 2013 23:04 WIB
https: img.okezone.com content 2013 10 26 340 887376 e6SMOdYlnF.jpg Ilustrasi

LAMPUNG - Hingga pekan terakhir Oktober, ribuan unggas mati di Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Diduga, kamatian itu akibat unggas terjangkit flu burung.

"Wilayah Lampung Timur selama ini memang dikenal sebagai salah satu daerah di Provinsi Lampung yang cukup rentan terserang penyakit flu burung,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Lampung Timur, Dewanto, Sabtu (26/10/2013).

Dewanto mengatakan, pada awal Juli kemarin, virus flu burung (H5N1) tersebut tiba-tiba terdeteksi dan mematikan sekitar 6.000 ekor ayam ras milik kelompok ternak unggas di Desa Tanjungkesuma, Kecamatan Purbolinggo.

“Lalu pada akhir September lalu, sekira 14 ekor ayam milik warga Desa Jayaasri, Kecamatan Metrokibang juga mati diduga terkena serangan flu burung,” paparnya.

Kemudian, pada pertengahan Oktober, virus yang mematikan hewan jenis unggas itu mematikan sekira 440 ekor ayam milik kelompok ternak unggas di Desa Tambahluhur, Kecamatan Purbolinggo. Hingga pekan terakhir, tercatat tidak kurang dari 6.454 ekor ayam milik warga mati.

Dewanto menambahkan, pihaknya mengimbau agar para peternak unggas dan warga Lampung Timur untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat flu burung sangat berbahaya karena mudah menular, baik kepada ternak unggas maupun manusia.

“Para peternak diharapkan agar proaktif dan secepatnya melapor ke petugas peternakan terdekat atau langsung menghubungi pihak terkait begitu mendapati ternak unggasnya mati mendadak,” katanya.

Dewanto mengatakan, peternak dapat segera menghubungi Tim Gerak Cepat Penanganan, Pengendalian, dan Pemberantasan Flu Burung Dinas Peternakan Lampung Timur melalui nomor 08127200070. “Warga juga diminta hati-hati dan mengolah bahan makanan berbahan unggas,” pungkasnya.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini