nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Majelis Kehormatan Berhentikan Akil dengan Tidak Hormat

Angkasa Yudhistira, Jurnalis · Jum'at 01 November 2013 11:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2013 11 01 339 890403 dOUsNMTZ7e.jpg Akil Mochtar (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Majelis Kehormatan Hakim (MKH) memutuskan untuk memberhentikan Akil Mochtar secara tidak hormat dari kursi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

 

 

"Hakim terlapor, Akil Mochtar, terbukti melanggar kode etik dan perilaku. Majelis Kehormatan menjatuhkan sanksi pemberhentian dengan tidak hormat," tegas Ketua MKH, Harjono, dalam sidang putusan MKH di Gedung MK, Jakarta Pusat, Jumat (1/11/2013).

 

Dikatakannya, hasil putusan itu sesuai dengan lima anggota MKH yang telah mendalami kasus yang menimpa tersangka kasus dugaan suap sengketa pilkada tersebut.

 

"Hakim terlapor telah melakukan perbuatan tercela karena telah melanggar kode etik dan pedoman konstitusi. Sehingga sah untuk diberhentikan dengan tidak hormat," lanjut Harjono.

 

Putusan MKH tersebut tidak berhubungan dengan proses pidana yang dijalankan Akil di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain itu, ditegaskannya, MKH tidak memerlukan putusan hukum tetap dari KPK untuk memberikan sanksi terhadap Akil.

 

"Karena membutuhkan waktu lama, padahal MK membutuhkan cepat waktu. Dan MK tidak menerima surat pengunduran diri dari saudara Akil, karena kalau mengundurkan diri diberhentikan dengan hormat," terangnya.

 

Sesuai Undang-Undang MK, lanjut dia, Akil bisa dijatuhi sanksi lebih dahulu melalui MKH tanpa menunggu hasil keputusan dari KPK.

 

"Tidak terkait dengan proses pidana. Dengan kata lain, proses KPK harus berjalan sesuai aturannnya sendiri. Tidak memengaruhi putusan MKH," jelas dia.

 

Hasil putusan tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada MK dan diberikan kepada Presiden. "Akan disampaikan pada mahkamah, untuk diajukan pada Presiden. Dan Presiden akan menerbitkan Keppres 14 hari semenjak surat diterima Presiden untuk memutuskan memberhentikan dengan tidak hormat," tegasnya.

(hol)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini