nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dari Parpol, Kinerja Hamdan Zoelva Dipertanyakan

Tegar Arief Fadly, Jurnalis · Sabtu 02 November 2013 06:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2013 11 02 339 890901 YqDfwpcxYI.jpg Hamdan Zoelva

JAKARTA - Dipilihnya Hamdan Zoelva sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) menggantikan Akil Mochtar mengundang pertanyaan besar. Apakah nantinya Hamdan akan memimpin MK dengan baik? Apakah Hamdan akan menjadi pemimpin MK yang bersih?

Munculnya pertanyaan itu sangat beralasan. Pasalnya, Hamdan adalah hakim konstitusi yang berasal dari paertai politik. Hamdan pernah aktif di Partai Bulan Bintang (PBB) sebelum duduk di kursi hakim konstitusi. Kekhawatiran pun datang dari Komisi III DPR yang menjadi mitra kerja MK.

"Hamdan kerap disebut beberapa kali satu tim dengan Akil Mochtar dalam mengadili dan memutuskan perkara-perkara pemilukada yang ditengarai bermasalah," ungkap anggota Komisi III, Martin Hutabarat, kepada Okezone di Jakarta, Sabtu (2/11/2013).

Diakui Martin, masyarakat mengharapkan Ketua MK adalah hakim yang bukan berasal dari partai politik, agar putusan-putusan MK dapat diyakini bebas dari kepentingan partai politik mana pun dan tidak mudah terkooptasi.

Sambung Martin, harapan masyarakat tidak sejalan dengan aspirasi pada mayoritas hakim konstitusi yang lebih memercayai Hamdan sebagai Ketua MK menggantilkan Akil Mochtar.

"Kita berharap Hamdan bisa membalik rasa tidak percaya sebagian masyarakat dengan kerja keras, dan menunjukkan putusan-putusan MK yang berkwalitas dan menjauhi godaan materi. Hamdan dituntut memimpin MK dengan kenegarawanannya, bukan politikusnya," harap politikus Partai Gerindra ini.

(tbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini