Diserang Babi Hutan, 3 Warga Agam Sumbar Luka-Luka

Wahyu Sikumbang, Sindo TV · Minggu 03 November 2013 04:02 WIB
https: img.okezone.com content 2013 11 03 340 891138 3q8YfH4Sbw.jpg korban penyerangan babi hutan (Wahyu/Sindo TV)

BUKITTINGGI – Sebanyak tiga orang warga di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) menderita luka-luka di sekujur tubuhnya setelah diserang seekor babi hutan. Satu di antaranya bahkan harus dirawat intensif di rumah sakit akibat luka yang cukup serius.  

Inun Sutan Batuah (76), warga Jorong Sungai Jariang, Nagari Koto Panjang, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam harus menjalani perawatran medis pascapenyerangan seekor babi hutan pada Sabtu (2/11/2013) kemarin.

 

Peristiwa berawal saat korban sedang membersihkan halaman rumahnya di Kampuang Parang sekira pukul 18.00 WIB. Secara tiba-tiba, seekor babi hutan langsung menyerangnya dari arah depan. Serangan babi itu melukai bagian rusuk dan kaki kanan korban.

 

”Saat itu saya berada di depan rumah, di halaman membersihkan rumput, tiba-tiba babi itu datang menyerang dari depan. Rusuk saya dihantam terus kaki dan betis, itu yang diserang duluan,” tutur korban.

 

Korban bahkan sempat diseruduk sebelum ditolong oleh warga, sehingga nyawanya berhasil terselamatkan. Namun, dua orang warga masing-masing Juaro dan Muncak turut menderita luka saat membantu korban menghalau serangan babi hutan tersebut.

 

Ketiga korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Ahmad Mukhtar, Bukittinggi untuk mendapatkan perawatan medis. Kedua warga yang menderita luka ringan telah sudah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan. Sedangkan korban Inun masih dirawat.

 

Babi hutan yang menyerang para korban ini sebelumnya telah ditangkap karena kerap merusak tanaman warga kampong. Namun, babi itu lepas dari ikatannya, sehingga berkeliaran ke pemukiman warga.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini