Share

4 Karya Tulis Mahasiswa ITS Diganjar Penghargaan

Margaret Puspitarini, Okezone · Senin 11 November 2013 17:04 WIB
https: img.okezone.com content 2013 11 11 373 895192 VDlzxcX5jk.jpg Logo ITS

JAKARTA - Empat mahasiswa Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mendapat penghargaan dari salah satu perusahaan di bidang klasifikasi kapal terbesar, yakni ClassNK di Jepang. Penghargaan tersebut merupakan satu-satunya yang diberikan ClassNK kepada perguruan tinggi di Indonesia.

Keempat mahasiswa yang menerima penghargaan tersebut ialah Aldrin Dewabrata dari Jurusan Teknik Sistem Perkapalan sebagai juara pertama. Kemudian posisi kedua ditempati Muhammad Aulia Alamsyah dari Jurusan Teknik Perkapalan. Sementara itu, peringkat ketiga diraih Raditya Danu Riyanto dari Jurusan Teknik Kelautan. Terakhir terdapat Andri Yudhi Prawira dari Jurusan Teknik Sistem Perkapalan.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Andri Yudhi Prawira mengaku senang bisa menerima penghargaan itu meski dia sempat ragu bisa mendapatkanya.

"Karena semua serba mendadak, jadinya kurang yakin memperoleh ClassNK Award ini. Tahapan yang tersulit adalah saat menyiapkan karya tulis karena bobot penilaian cukup besar, yakni 40 persen dari total nilai desk evaluation," ungkap Andri, seperti dikutip dari ITS Online, Senin (11/11/2013).

Perasaan serupa juga turut dialami Muhammad Aulia Alamsyah. Menyiapkan semua berkas H-1 sebelum deadline, karyanya justru meraih posisi kedua. ''Berkat karya tulis mengenai Autonomous Vessel, saya dapat melalui tahap penjurian dengan baik,'' papar Aulia.

Sementara itu, Raditya Danu Riyanto berbagi cerita tentang karya tulis yang berhasil mengantarnya ke posisi tiga. Dalam karya tulis tersebut, Danu mengangkat topik transportasi sungai sebagai pemecah kemacetan jalan menuju Tanjung Perak akibat kendaran bermuatan berat.

Kompetisi tersebut, lanjutnya, menjadi bentuk kepedulian perusahaan asing terhadap dunia kemaritiman Indonesia. Namun, dia berharap, kepedulian serupa juga tumbuh di kalangan kaum muda lainnya. "Semoga prestasi ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk peduli dengan kemaritiman," tutur Danu.

Berbeda dengan tiga kawannya yang melakukan persiapan instan, Aldrin Dewabrata memang sudah menyiapkan karya tulis tersebut sejak jauh-jauh hari. Kerja keras mahasiswa yang telah mengambil Tugas Akhir (TA) itu berbuah manis dengan membawa pulang jawara pertama.

"Selain dari karya tulis, penilaiannya juga berdasarkan Indeks Prestasi Komulatif (IPK), TOEFL, dan essay tentang kemaritiman. Award bagi mahasiswa FTK ini diberikan kepada mahasiswa tingkat akhir dengan IPK di atas 3,25," urai Aldrin.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini