Polisi Militer Serobot Jalur Busway, Polisi Tak Berani Menilang

Dony Aprian, Okezone · Rabu 13 November 2013 22:57 WIB
https: img.okezone.com content 2013 11 13 500 896608 wo8ZwwjBOI.jpg Anggota PM melintas di jalur Bus TransJakarta (Foto: Dok TMC)

JAKARTA - Polisi Militer (PM) yang mengendarai sepeda motor dinas di jalur Bus TransJakarta (busway), Jalan Raya Senen, Jakarta Pusat, ternyata tidak ditilang. Aparat tersebut hanya diberi peringatan tanpa penindakan sebagaimana pengendara lainnya.

"Kalau TNI masuk jalur busway kita tidak tilang, yang berhak menilang itu kesatuannya sendiri," ujar Kasat Lantas Polres Jakarta Pusat, Kompol Sakat, saat ditemui Okezone di Unit  Laka Satlantas Jakpus, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2013).

Menurut Sakat, perlakuan istimewa itu sesuai ketentuan yang berlaku. "Kalau masyarakat umum yang lakukan itu baru kita tilang, kita tidak berhak menilang anggota TNI itu. Sekali lagi yang berhak kesatuannya," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, sterilisasi jalur Bus Transjakarta (busway) terus dilakukan Kepolisian bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Siapa pun masuk jalur VVIP ini akan mendapat tindakan pelanggaran (tilang).

Dalam foto yang dilansir situs Traffic Management Center Polda Metro Jaya, Rabu (13/11/2013), tampak dua orang Polantas tengah memberhentikan motor gede yang dikendarai anggota PM. Ketiganya terlibat perbincangan.

Mulai dua pekan lalu, Pemprov DKI bersama Kepolisian gencar melakukan pembersihan jalur TrasJakarta dari kendaraan pribadi. Semua kendaraan kecuali TransJakarta dan angkutan terpadu, yang menggunakan busway dilakukan penindakan.

Ke depan, Pemprov DKI bakal menerapkan aturan denda Rp1 juta bagi pengendara mobil dan Rp500 ribu bagi pengemudi sepeda motor yang menerobos busway.

(tbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini