Share

3 Dosen Unnes Presentasi Universitas Konservasi di Belanda

Margaret Puspitarini, Okezone · Minggu 17 November 2013 09:04 WIB
https: img.okezone.com content 2013 11 16 373 898080 gqp8vD28cF.jpg Foto : Rektor bersama delegasi Unnes yang akan menuju Estonia dan Belanda/Unnes

JAKARTA - Tiga dosen Universitas Negeri Semarang (Unnes) mendapat kesempatan untuk mempresentasikan konsep universitas konservasi dan multikulturalisme di Stenden University, Leeuwarden, Belanda. Ketiga dosen tersebut ialah Wasino, Subagyo, dan Hendi Pratama.

Atas undangan Stenden University, mereka juga dijadwalkan menjalin kerjasama dalam kolaborasi riset dan penyelenggaraan program gelar ganda. Selain itu, delegasi ditugaskan mempelajari arsip sejarah kemerdekaan di gedung arsip Den Haag dan perpustakaan KITLV (Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Caribbean Studies) di Leiden.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

“Jadikan kunjungan kita ke Belanda untuk menjalin kerjasama seluas-luasnya. Tidak hanya dalam bentuk MoU dan MoA, tapi kerja sama keilmuan yang lebih spesifik,” pesan Rektor Unnes Fathur Rokhman saat melepas delegasi, seperti dilansir oleh Okezone, Minggu (17/11/2013).

Selain itu, dia berharap agar para delegasi Unnes mempromosikan Kampus Konservasi pada khususnya dan Indonesia secara umum kepada masyarakat internasional. “Buat mereka tahu, kenal, dan jatuh cinta kepada Unnes dan kepada Indonesia,” imbuhnya.

Selain ke Belanda, pada tanggal yang sama, yakni 19-22 November 2013, Unnes juga akan mengirimkan tiga delegasi ke Estonia. Ketiga dosen Unnes, yaitu Sugianto, Ali Formen, dan Henny Murtini akan menghadiri pertemuan internasional akademisi yang diselenggarakan The European Association for International Education (IAIE) di Tallin, Estonia.

Ketiganya akan bergabung dengan ahli dan praktisi perguruan tinggi dari seluruh dunia untuk membahas isu terkini mengenai internasionalisasi perguruan tinggi beserta implikasinya terhadap kebutuhan promosi dan stratedi pemasaran peguruan tinggi. Pengiriman delegasi ke Estonia menjadi bagian dari upaya besar menjadikan Unnes menjadi universitas konservasi bertaraf internasional yang sehat, unggul, dan sejahtera pada 2020. Upaya lain yang dilakukan Unnes antara lain mengembangkan kurikulum berstandar internasional bagi 10 program studi pada 2014.

(mrg)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini