nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pascaletusan Gunung Sinabung, Warga Sumut Takut Naik Pesawat

Akbar Dongoran, Jurnalis · Kamis 21 November 2013 01:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2013 11 20 340 900271 fE7mFhpOQa.jpg Gunung Sinabung (Foto: Akbar Dongoran/Okezone)

MEDAN - Sejumlah warga Sumatera Utara (Sumut) yang hendak menggunakan jasa transportasi udara melalui Bandara Internasional Kuala Namu (KNIA), mengaku khawatir dengan keselamatan penerbangan, pascaerupsi hebat Gunung Sinabung dalam kurun waktu empat hari terakhir.

Kekhawatiran  itu timbul seiring dengan adanya informasi gangguan penerbangan akibat cuaca buruk di sekitar kawasan udara Sumut.

Luthi, salah seorang penumpang maskapai Tiger Air tujuan Medan-Jakarta mengaku, sempat ingin membatalkan penerbangannya ke Jakarta, karena saat tiba di bandara, ia mendapatkan informasi dari kerabatnya yang baru saja tiba di KNIA, bahwa kondisi cuaca saat hendak mendarat terbilang sangat buruk.

Kekhawatiran memuncak, karena pesawat yang harusnya ia tumpangi juga mengalami penundaan (delay), akibat keterlambatan pesawat yang datang dari Jakarta.

“Tadi dapat kabar dari saudara yang baru mendarat, katanya penerbangan sangat tidak nyaman. Karena cuaca buruk. Banyak awan hitam pekat juga di atas, padahal sedang tidak hujan. Ditambah delay pula tadi karena pesawat terlambat. Sempat mau batal terbang tadi, tapi karena memang harus sampai di Jakarta, ya nekat saja,” jelasnya kepada Okezone, Rabu (20/11/2013) malam.

Kekhawatiran serupa disampaikan Sarah, mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Jakarta, yang tengah berkunjung ke Medan. Ia mengaku khawatir untuk terbang, karena saat keberangkatan dari Jakarta dua hari lalu, kondisi udara memang sangat buruk saat mendekati wilayah Bandara Kuala Namu.

“Pilot sudah sempat menyatakan kalau kita akan segera tiba di Bandara Kuala Namu. Tetapi hampir 20 menit pesawat tidak kunjung mendarat, dan berulang kali terjadi goncangan hebat. Banyak awan hitam yang terlihat dari kaca pesawat, dan pilot juga mengumumkan kalau kita harus memutar sebelum mendarat. Ini mau pulang pun jadi khawatir, takut ada apa-apa,” tambahnya.

Sementara itu kabar simpang siur terkait kondisi cuaca, menyebar luas di kalangan penumpang yang tengah berada di Kuala Namu. Namun belum ada penjelasan pasti dari otoritas bandara, terkait kabar gangguan cuaca tersebut.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini