nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berantas Korupsi Bukan Hanya Tanggung Jawab KPK

Margaret Puspitarini, Jurnalis · Senin 09 Desember 2013 15:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2013 12 09 373 909503 9xz76tbqRl.jpg Ketua KPK Abraham Samad. (Foto: dok. Okezone)

JAKARTA - Korupsi bukan hanya tanggung jawab Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melainkan menjadi tugas bersama seluruh masyarakat Indonesia. Baik akademisi maupun lembaga pemerintah.

Demikian disampaikan Ketua KPK Abraham Samad ketika membuka Pekan Anti Korupsi di Istora Senayan, Jakarta. Dia mengungkap, dalam kegiatan ini masyarakat umum bisa mendapatkan edukasi mengenai perilaku antikorupsi yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Diharapkan kegiatan strategis ini dapat mengena dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kegiatan ini merupakan ajang untuk mengampanyekan nilai-nilai antikorupsi kepada masyarakat luas," ujar Abraham, di Istora Senayan, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2013).

Dia menyebut, nilai-nilai antikorupsi yang dibagikan melalui pameran tersebut dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat luas untuk bersama-sama memberantas korupsi. Sehingga, pemberantasan terhadap aksi korupsi tidak hanya dilimpahkan kepada KPK tapi juga menjadi kewajiban seluruh masyarakat.

"Harapan kami, akan terbangun kesadaran dalam diri masyarakat untuk memberantas korupsi. Ada tekad besar kalau kita semua benci korupsi. Sudah selayaknya kita menjadikan korupsi sebagai musuh bersama karena kita ikut bertanggung jawab mewujudkan Indonesia yang sejahtera," urainya.

Abraham tidak menampik jika aksi pemberantasan korupsi di Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara-negara lainnya. Namun, dia mengimbau agar seluruh pihak tidak putus asa tapi justru merasa terpacu untuk memberikan kinerja yang lebih baik.

"Harus yakin dan optimistis karena dengan begitu kita bisa menemukan jalan keluar terbaik. Kita memang tetinggal dari bangsa lain dlm memberantas korupsi. Tapi jangan putus asa, tapi justru terpacu untuk menjadi lebih baik. Antikorupsi bukan hanya didengar dan dibaca, tapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," tutup Abraham.

Kegiatan yang dilangsungkan dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi dan Hari Jadi KPK ke-10 itu digelar hingga 11 Desember 2013. Pameran tersebut tidak hanya berasal dari lembaga pemerintahan/kementerian, tapi juga diikuti oleh sejumlah perguruan tinggi dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) seperti Indonesian Corruption Watch (ICW).

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini