Indonesia Butuh Pemimpin Berani

Rizka Diputra, Okezone · Jum'at 13 Desember 2013 02:49 WIB
https: img.okezone.com content 2013 12 13 339 911643 ujv9AfgQRj.jpg Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA -  Komunitas aktivis pendukung calon presiden (capres), Gita Wirjawan menggelar diskusi tentang optimalisasi pengelolaan kekayaan alam Indonesia.

Diskusi yang digelar di Aula KNPI, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Rabu kemarin itu turut mengupas bagaimana mengelola sumber daya alam yang optimal demi peningkatan kesejahteraan rakyat.

Koordinator Gita Indonesia, Reza Fahlevi menyatakan, advokasi terhadap pengelolaan sumber daya alam merupkan kepentingan nasional yang utama yang patut mendapat perlindungan.

"Korupsi yang terjadi dalam hal pengelolaan, termasuk pengrusakan lingkungan, membuat rakyat makin menderita. Ironisnya sumber daya alam berlimpah justru gagal membuat rakyat tambah sejahtera," kata Reza dalam keterangannya, Kamis (12/12/12013).

Gita Indonesia, kata dia, akan mengadvokasi segala masalah pada tingkat lokal yang sesungguhnya merupakan cerminan masalah pada tingkat nasional. "Kita butuh pemimpin yang berani untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik," tandasnya.

Sementara itu, perwakilan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Tri Atmadja mengungkapkan, pengelolaan sumber daya alam di Kalteng adalah perjuangan Reforma Agraria.

Monopoli tanah skala besar oleh korporasi menimbulkan konflik yang kini semakin massif dan merampas sumber-sumber penghidupan rakyat Kalteng.

"Lebih dari 80 persen dari 15 juta hektare sudah dikuasai, artinya akses rakyat pada SDA sudah sangat terbatas. Sementara itu distribusi atas hasil SDA juga tidak untuk rakyat Kalteng, tapi untuk memenuhi kebutuhan pasar dunia," terangnya.

Sejumlah perwakilan organisasi mahasiswa dan kepemudaan se-Kalteng hadir dalam acara ini. Di antaranya KNPI Kota Palangkaraya, BEM Universitas dan Fakultas se-Kota Palangkaraya, Himpunan Mahasiswa se-Kabupaten Kalimantan Tengah (HMI, PMII, IMM, GMNI, PMKRI, GMKI), Pramuka Universitas, Himpunan Mahasiswa Pemuda Kalimantan Tengah.

(ydh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini