nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Anak Magang Jempolan

Rifa Nadia Nurfuadah, Jurnalis · Sabtu 14 Desember 2013 10:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2013 12 13 373 911898 1Kx0lArplG.jpg Ilustrasi: Reuters.

MAGANG adalah salah satu kegiatan wajib para mahasiswa. Tetapi, enggak semua mahasiswa mendapat pengalaman magang yang menyenangkan dan menambah wawasan. Jika ini terjadi, jangan hanya salahkan tempat magang. Siapa tahu justru kita yang kurang berinisiatif di tempat kerja.

Enggak usah gusar, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk memaksimalkan pengalaman magang. Berikut ulasannya, seperti dinukil dari laman Honest College, Sabtu (14/12/2013).

Bertanya sebanyak mungkin

Jika mendapati hal yang membingungkan, jangan ragu bertanya kepada mentor. Dengan bertanya, kita enggak hanya belajar hal baru tetapi juga menunjukkan kepada supervisor bahwa kita memiliki rasa ingin tahu tentang pekerjaan dan ingin belajar. Sikap ini bisa membuat surat rekomendasi kita bernada positif.

Bekerja di luar tugas wajib

Menunjukkan inisiatif untuk mengerjakan pekerjaan tambahan di luar yang ditugaskan adalah langkah awal mendulang kesuksesan. Tetapi, pertimbangkan juga kemampuan kita. Jangan sampai tugas tambahan ini malah membuat kita kewalahan.

Intinya, jangan puas hanya dengan mencapai target minimal. Sikap ini hanya akan membuat etos kerjamu menurun. Padahal, mempertahankan etos kerja yang baik adalah kunci utama untuk menjadi produktif dan mampu menyelesaikan semua pekerjaan. Jadi ketika seseorang di tempat magang memintamu untuk menyelesaikan suatu  tugas, cari cara untuk menyelesaikannya sebaik mungkin.

Minta diikutsertakan dalam rapat

Sebagai anak magang, kesempatan untuk ikut serta dalam rapat level supervisor dan direktur memang sangat kecil. Tetapi, setelah sekian lama magang dan mendapat berbagai pengalaman, cobalah untuk minta diikutsertakan dalam salah satu rapat tersebut. Tentu saja, hanya sebagai pengamat.

Katakan kepada supervisor magangmu, di rapat tersebut, kamu bisa belajar tentang cara menyampaikan ide dan pendapat, brainstorming dan proses pengambilan keputusan. Inisiatif seperti ini dapat menunjukkan rasa ingin tahu dan keinginan untuk belajar.

Lakukan banyak hal untuk menambah pengalaman

Jangan segan dan malas untuk datang lebih pagi dan pulang lebih malam di tempat magang. Jangan segan dan malas juga untuk berkenalan dengan pegawai di departemen lain dan belajar dari mereka tentang divisi tersebut. Enggak ada salahnya juga untuk menawarkan bantuan.

Dengan begitu, kamu membuka jalan untuk mendulang banyak pengalaman dan pengetahuan baru. Siapa tahu, pengalaman dan pengetahuan tersebut dapat menjadi bekal berguna ketika kamu bekerja.

Jangan takut berbuat salah

Berbuat salah adalah bagian penting dalam sebuah proses belajar. Begitu juga merasakan kekalahan. Kedua hal ini adalah alat terbaik untuk membangun karaktermu sebagai pribadi dan profesional.

Dengan berbuat salah, kita jadi tahu apa yang tidak berhasil dan membuat kita mampu mengeliminasi sesuatu hingga menemukan solusi sebuah masalah. Merasakan kekalahan membantu kita melihat ke dalam diri sendiri. Kita akan dapat melihat apa yang perlu diubah untuk meraih sukses.

(rfa)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini