Ini Ritual yang Digunakan dalam Pemakaman Mandela

Wahyu Dwi Anggoro, Okezone · Minggu 15 Desember 2013 20:16 WIB
https: img.okezone.com content 2013 12 15 414 912616 FOsIEXXqd5.jpg Suku Xhosa (Foto: Twitter)

QUNU – Pemakaman mantan Presiden Afrika Selatan (Afsel) Nelson Mandela diketahui dilakukan secara tradisional. Mandela termasuk golongan bangsawan dari suku Xhosa.

 

Menurut tradisi Xhosa, peti mati harus diselimuti dengan kulit leopard atau singa. Saat upacara penguburan, pemimpin suku Xhosa akan melakukan ritual untuk berkomunikasi dengan arwah.

 

Persembahan juga menjadi bagian dari ritual. Seekor anak sapi dikorbankan pada hari pemakaman.

 

Seperti dilansir BBC, Minggu (15/12/2013), suku Xhoa memilih untuk menguburkan anggotanya pada tengah hari. Namun, penguburan Mandela terlambat sekira sejam karena panjangnya prosesi pemakaman.

 

Sebelum dikuburkan, peti mati Mandela disemayamkan terlebih dahulu ke sebuah kubah raksasa yang sengaja dibangun untuk acara pemakaman. Sekira 4.500 tamu bisa melihat Mandela untuk terakhirnya di sana.

 

Mandela wafat dalam usia 95 tahun pada Kamis, 5 Desember 2013. Pemakaman Mandela menjadi puncak peringatan kematiannya yang berlangsung selama 10 hari.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini