nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Elok Bandingkan Bung Karno dengan Anis Matta soal Poligami

Rizka Diputra, Jurnalis · Kamis 02 Januari 2014 07:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2014 01 01 339 920390 fEQyjuMzGz.jpg Screenshot Twitter

JAKARTA - Pernyataan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menyindir gaya poligami ala Presiden RI pertama, Soekarno menuai banyak kritik. Sindiran terhadap tokoh proklamator tersebut dinilai tidak pantas dan bukan perilaku yang patut dicontoh.

"Soal poligami urusan pribadi, tak elok diperdebatkan di ruang publik. Saya menilai siapapun orang termasuk tokoh politik mempunyai cara pandang sendiri soal poligami. Maka itu soal poligami tak elok diperdebatkan di ruang publik," ujar Direktur Political Communication (Polcomm) Institute, Heri Budianto saat berbincang dengan Okezone, di Jakarta, Rabu (1/1/2013) malam.

Menurutnya, sosok Bung Karno yang dibandingkan Fahri dengan Presiden PKS Anis Matta dalam konteks poligami ini tidak semestinya dinilai secara personal. Kata Heri, setiap manusia berhak menentukan jalan hidupnya sendiri termasuk berpoligami.

"Soal Bung Karno (berpoligami) itu haknya, lalu tidak elok dibandingkan. Sebab, masing-masing orang memiliki wilayah pribadi yang tentu memiliki prinsip dan cara sendiri dalam menerapkannya. Tidak perlu dibanding-bandingkan siapapun yang menjalankan poligami, termasuk Anis Matta dan Bung Karno," terangnya.

Dosen FISIP Universitas Mercu Buana ini menambahkan, masyarakat tentu memiliki penilaian sendiri atas kedua orang tersebut. Kedua tokoh baik Bung Karno maupun Anis Matta menurutnya, hidup di zaman yang berbeda. Sehingga situasi sosial dan politik pun berbeda pula.

"Apalagi masyarakat kita tentu memiliki sikap dan kontra soal poligami. Saya kira sudah tidak perlu bicara banding-membandingkan. Ini tahun politik, jangan sampai wilayah pribadi kemudian menyulut saling serang secara politik. Kan tidak elok dilihat masyarakat kalau elite bersikap begitu," tukasnya.

 

Sebelumnya, politikus PKS Fahri Hamzah menyebut poligami yang dilakukan oleh Presiden RI pertama RI Soekarno merupakan bentuk poligami yang gagal. Dia menilai salah satu poligami yang sukses adalah poligami yang dilakukan oleh presiden PKS Anis Matta.

Dalam pernyataannya lewat akun Twitter-nya (Kultwit), Fahri mengungkapkan perjalanan cinta Anis Matta dengan istri keduanya, Szilvia Fabula (28). Dia juga mengkritik poligami yang dilakukan oleh Bung Karno. Menurut anggota DPR itu,  poligami yang dilaksanakan secara akurat tentu lebih mulia dari berganti pasangan, resmi maupun tidak.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini