2013, UMN Ukir Prestasi dari IT Hingga Film

Margaret Puspitarini, Okezone · Rabu 01 Januari 2014 14:20 WIB
https: img.okezone.com content 2014 01 01 373 920234 NoD3aQTTci.jpg Foto : Tim UMN Broadcaster/UMN

JAKARTA - Berfokus pada industri kreatif, Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menunjukkan eksistensi mereka. Sepanjang tahun lalu, sejumlah prestasi ditorehkan oleh para civitas academica mereka.

Di dunia game dan teknologi informasi (IT), misalnya. Prestasi gemilang diraih game Trigger Knight Ex karya Ericko dalam ajang Gemfest 2013. Trigger Knight Ex berawal dari proyek yang dikerjakan Ericko selama magang di Mintsphere (sebuah studio developer game di Indonesia) dengan mengembangkan game yang telah ada sebelumnya bernama ‘Trigger Knight’. Kolaborasi keduanya kemudian menghasilkan ‘Trigger Knight Ex’.

Tidak hanya itu, skripsi mahasiswa Teknik Informatika angkatan 2009 Aditya Yulianto yang mengangkat fenomena tentang pengamanan dropbox berbasis mobile berhasil diikutsertakan dalam sebuah konferensi IEEE di Inggris. Selain mempresentasikan hasil penelitian, Aditya berkesempatan menimba ilmu dari penelitian-penelitian para peneliti di seluruh dunia melalui call for paper (CFP).

CFP merupakan program yang diadakan untuk mengumpulkan hasil penelitian akademik berupa paper jurnal atau buku. Bagian even International Conference for Internet Technology and Secured Transactions (ICITST) 2013 itu merupakan konferensi tahunan IEEE yang didedikasikan untuk perkembangan teori dan implementasi praktikal transaksi internet yang aman serta diskusi evolusi perkembangan IT.

Beralih ke bidang perfilman. Menujukkan taring mereka di kancah nasional, film produksi Zidny I Nafian dan kawan-kawan dengan judul Haryo keluar sebagai pilihan favorit penonton dalam festival film Yogya Cinephilia.

Film fiksi pendek berdurasi 13 menit itu bercerita tentang seorang pemuda bernama Haryo yang menderita dehidrasi di kosnya akibat hawa panas siang bolong. Dia berusaha untuk menghilangkan rasa haus tersebut.

“Idenya dari Martinus Tito, cameraman dan scriptwriter dari film ini. Semuanya berdasarkan pengalaman pribadi. Proses pembuatan film ini dilakukan di awal 2013. Dari syuting hingga selesai editing sekitar tiga bulan," tutur Zidny yang bertindak sebagai sutradara Haryo, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Rabu (1/1/2014).

Mahasiswa Cinematography UMN angkatan 2010 itu menambahkan, film tersebut masuk dalam kategori Official Selection (film dalam kategori ini akan dipilih oleh penonton) dan akhirnya dinobatkan sebagai film favorit penonton.

Selanjutnya, prestasi tingkat nasional juga disumbangkan oleh Tim UMN Broadcaster. Georgene, Shandy, Tommy, Ryan, Brando, dan Agus Syawal berhasil meraih juara kedua tingkat nasional dalam sebuah kompetisi penyiaran yang diselenggarakan salah satu stasiun televisi terkemuka di Indonesia.

Kompetisi dimulai dengan mengirimkan paket berita dengan topik lingkungan di kampus yang merupakan persyaratan untuk para peserta. Tim UMN Broadcaster membuat sebuah paket tentang Business Incubator UMN Skystar Ventures serta New Media Tower yang mendapatkan juara pertama sebagai gedung hemat energi. Paket berita itulah yang mengantarkan mereka menjadi salah satu dari enam finalis yang diundang ke Jakarta untuk mengikuti workshop dan melaju ke babak final.

(mrg)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini