nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bupati Bogor Bantah Ikut Bermain dalam Korupsi Pemakaman

Arief Setyadi , Jurnalis · Senin 13 Januari 2014 18:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2014 01 13 339 925830 5aDiPRou9a.jpg Bupati Bogor Rachmat Yasin (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Bupati Bogor, Rachmat Yasin, mengatakan dalam pengurusan izin lahan untuk Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) di Kabupaten Bogor bukan pada proses perizinannya.  

 

"Yang bermasalah itu saya tegaskan bukan proses perizinannya. Tapi ada hal-hal di luar kewenangan saya, yang ternyata melakukan pelanggaran. Yang di luar itu," katanya saat akan menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2014).

 

Rachmat terus berkilah bahwa dirinya tidak terlibat dalam kasus suap tersebut, kendati merupakan pihak yang mengeluarkan izin. Pasalnya, kata dia, dalam proses itu ada tim teknis yang dibentuk untuk mengurus hal tersebut.

 

"Itu kan di luar tanggung jawab saya, di luar instansi saya. Yang menyuap dan yang disuap bukan aparat saya ya," ujarnya.

 

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan beberapa tersangka dalam kasus ini, meliputi pegawai Pemkab Bogor, Usep, dan pegawai honorer Pemkab Bogor Listo Welly.

 

Keduanya, disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau b atau pasal 5 ayat 2 atau pasal 11 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP.

 

Sementara untuk tersangka lainnya, dari pihak swasta, Nana dan Sentot, dijerat dengan pasal 5 ayat 1 atau 13 ayat 1 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP.

 

Selain itu, KPK jga menjerat Ketua DPRD Bogor, Iyus Djuher dengan pasal 12 huruf a atau b atau pasal 5 ayat 2 atau pasal 11 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP.

(hol)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini