nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tanah Bergeser di Puncak Pas Cianjur, 500 Orang Lebih Diungsikan

Rendra Gozali, Jurnalis · Kamis 23 Januari 2014 12:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2014 01 23 527 930508 jtyvwmvJh2.jpg Ilustrasi bencana pergeseran tanah di Jabar (Foto: Okezone)

CIANJUR - Sebanyak 153 kepala leluarga (KK) atau lebih dari 500 jiwa warga Kampung Cangkuang, Desa Ciloto, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, hingga Kamis (23/1/2014) siang, masih mengungsi akibat bencana pergeseran tanah.

Bencana pergeseran tanah diketahui terjadi pada Selasa 21 Janauri 2014 dini hari. Keesokan harinya, Rabu 22 Januari, pihak kepolisian, personel TNI, dan pihak terkait, mengevakuasi warga karena khawatir terjadi bencana lebih besar.

Tercatat ada sembilan rumah yang rusak parah hingga tidak bisa ditinggali lagi. Sementara ratusan lainnya rusak ringan. Bentuk kerusakan di antaranya tembok rumah dan lantai rumah retak.

Jalan-jalan pun retak dan ambles di beberapa titik. Paling parah ada jalan yang ambles hingga empat meter.

Warga kini diungsikan di Wisma Dinas Sosial dan SD negeri di Ciloto, tak jauh dari lokasi. Mereka juga membawa serta barang elektronik dan pakaian.

Berdasarkan keterangan warga, bencana pergeseran tanah di Kampung Cangkuang sudah terjadi sejak tiga tahun terakhir. Pergeseran tanah terjadi saat hujan deras turun.

Warga sudah meminta kepada Pemkab Cianjur untuk direlokasi, namun sampai saat ini belum ada respons.

Belum diketahui sampai kapan warga bisa kembali ke rumah. Namun otoritas setempat mengimbau warga tidak kembali ke rumah sampai hujan deras tidak terjadi lagi.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini