Share

Hermain Tjiknang Jadi Doktor di Usia 91 Tahun

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Rabu 05 Februari 2014 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2014 02 05 373 936274 nn4ERjokoD.jpg Hermain Tjiknang menadi doktor di Fakultas Hukum Unpad pada usia 91 tahun tujuh bulan. (Foto: dok. Unpad)

JAKARTA - Usia tua tidak menjadi halangan Hermain Tjiknang untuk menuntut ilmu. Bahkan, dosen di STIH Pertiba, Pangkalpinang, Bangka Belitung itu tetap semangat menyeberang pulau untuk menyelesaikan studi S-3 di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Jawa Barat.

Selama lima tahun, kakek sembilan cucu ini menjalani studi di Bumi Parahyangan. Dia menyelesaikan pendidikan doktor pada Fakultas Hukum Unpad pada usia 91 tahun tujuh bulan.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

"Saya tidak bisa berhenti mencari ilmu. Sebagai seorang dosen wajib untuk menambah ilmu lalu menuangkannya kembali ke para mahasiswa. Meskipun sudah tua, jangan lupa belajar," kata Hermain, seperti dinukil dari laman Unpad, Rabu (5/2/2014).

Tentu saja, usia senja membuatnya menemui banyak kendala ketika merampungkan studi. Salah satunya, disertasi berjudul "Perlindungan Hukum Atas Pekerja Alih Daya (Outsourcing) Berdasarkan Keadilan dalam Perselisihan Hubungan Industrial Akibat Pemutusan Hubungan Kerja Sepihak" harus direvisi hingga tujuh kali oleh promotor. Gelar doktor Hermain dikukuhkan melalui Sidang Terbuka Promosi Doktor pada 17 Januari 2014 lalu.

Pada Sidang Prosesi Wisuda Unpad beberapa waktu lalu, Hermain dinobatkan sebagai Wisudawan Tertua. Ketika itu, banyak wisudawan bertepuk tangan tanda salut atas prestasi Hermain.

Bagi ayah lima anak itu, ilmu tanpa diamalkan, ibarat pohon tanpa buah. Karenanya, meski kondisi fisik sudah menurun, Hermain tetap aktif mengajar. Setiap minggu, Hermain tiga kali datang ke kampus STIH Pertiba, Pangkalpinang, kampus yang didirikannya pada 1982. Di sana, dia mengajar mahasiswa S-1 dan S-2.

"Saya memang cinta dengan dunia pendidikan. Sejak ditawan Belanda, saya sudah mengajar pejuang-pejuang yang kala itu juga ditahan. Sebagai pejuang saya harus tetap menuntut ilmu," jelas pria kelahiran Muntok, Bangka, 26 Juni 1922 ini.

Dia berharap, kegigihan menuntut ilmu juga meresap di benak para generasi muda. Apalagi, menurut suami Federika Henderika itu, pendidikan sekarang jauh lebih baik dari sistem pendidikan pada zaman kolonial. 

Selain Hermain Tjiknang, Unpad pernah juga meluluskan doktor tua lainnya. Pada 23 November 2010, Unpad mewisuda Siti Maryam Salahuddin yang meraih gelar doktor pada usia 83 tahun.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini