Corby Dibebaskan, Indikasi Ada Mafia Narkoba di Istana Menguat

Arief Setyadi , Okezone · Sabtu 08 Februari 2014 09:37 WIB
https: img.okezone.com content 2014 02 08 339 937839 Y8MpPR3tNp.jpg

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo menilai pemerintahan di bawah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak paham jika narkoba kejahatan luar biasa. Setelah membebaskan terpidana narkotika Michael Loic Blanc dari hukuman seumur hidup, SBY membebaskan ratu mariyuana, Schapelle Leigh Corby.

"Posisi pemerintahan SBY dalam menyikapi kejahatan narkoba memang patut dipertanyakan, karena presiden dan para pembantunya sama sekali tidak militan menghadapi sepak terjang sindikat narkotika internasional di berbagai pelosok Tanah Air," katanya kepada Okezone, Jumat (7/2/2014) malam.

Bambang menuturkan, sikap pemerintahan SBY sangat kompromistis terhadap para terpidana narkotika. Itu jelas melawan arus keprihatinan rakyat atas maraknya peredaran narkoba. Padahal, rakyat sudah menunjukkan perlawanan ketika presiden memberi grasi untuk Corby dan Meirika Farnola alias Ola. 

"Pemerintahan SBY seharusnya belajar dari dua kasus itu, namun militansi rakyat itu rupanya tidak di apresiasi oleh pemerintahan SBY, " tegasnya.

Bambang yakin, banyaknya desakan untuk membatalkan kebijakan itu tidak akan mempengaruhi sikap SBY. Politikus Partai Golkar itu mengungkit dugaan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD yang menyebut ada mafia narkoba di Istana.

"Bisa jadi sinyalemen Mahfud MD ada mafia narkoba di Istana ada benarnya," tandasnya.

(trk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini