Tepergok Bobol ATM, Dua Pemuda Jadi 'Samsak' Hidup

Tri Ispranoto, Okezone · Sabtu 08 Februari 2014 10:45 WIB
https: img.okezone.com content 2014 02 08 526 937850 csMuh8fp9s.jpg Ilustrasi penangkapan

BANDUNG - Nahas menimpa A (24) dan J (35) yang babak belur dihujani bogem mentah oleh warga saat akan membobol ATM BNI di area Supermarket Superindo, Jalan Rajawali, Kecamatan Andir, Kota Bandung, pada Jumat sore.

Kejadi bermula saat A dan J berpura-pura sebagai petugas bank yang menempelkan stiker ‘call center’ pada mesin ATM.

“Tapi saya curiga kenapa petugas BNI tapi tidak pakai seragam bahkan satu pelaku memakai celana pendek,” kata salah seorang saksi mata yang juga juru parkir setempat, Rudi Tomas (47), saat ditemui di Mapolsekta Andir.

Merasa curiga, Rudi pun terus memantau gerak-gerik keduanya, hingga akhirnya sekira 10 menit berselang seorang nasabah yang diketahui bernama Fia (21) melakukan penarikan tunai sebesar Rp1 juta di mesin ATM.

Meski transaksi sukses, namun kartu ATM Fia secara tiba-tiba tertelan dan tidak bisa keluar dari mesin. Di saat itulah, salah seorang pelaku menghampirinya dan menyarankan FIa untuk menghubungi nomor ‘call center’ yang sebelumnya telah dipasang kedua pelaku.

“Udah dibilangin gitu, korba sempat nelepon ke nomor call center yang dipasang pelaku dan langsung pergi. Saya kan curiga dan akhirnya melihat kedua pelaku itu tiba-tiba masuk ke dalam ATM lagi,” jelasnya.

Karena tak mau gegabah, Rudi pun meminta salah seorang satpam untuk melakukan pengecekan bersamanya. Tiba-tiba korban datang dan berujar jika nomor ‘call center’ yang tertera pada mesin atm bukanlah nomor sebenarnya.

Merasa yakin jika kedua orang yang menjadi pantauannya itu memiliki niat jahat, Rudi dan satpam bersama korban itu langsung menghampiri dua pelaku yang berada di dalam ruang atm.

“Pas saya datang, ehh tiba-tiba pelaku malah melawan. Saya sampai mau dipukul sama pahat, tapi saya bisa menghindar,” katanya.

Dalam posisi itu pun salah seorang pelaku A berhasil dilumpuhkan olehnya, sementara J berhasil kabur. Sementara, warga yang mengetahui kejadian tersebut pun terpancing emosi dan langsung menjadikan A sebagai samsak hidup.

Di sisi lain, J yang sempat kabur dan naik ke dalam Bus Damri berhasil dikejar dan akhirnya dikeluarkan dari dalam bus. “Pas diturunin, langsung aja banyak warga yang mukulin dan tending si pelaku karena kesal,” ucapnya.

Tak berselang lama, anggota patroli dari Polrestabes Bandung melintas dan mengamankan kedua pelaku dari amukan massa yang semakin beringas. J yang terluka parah langsung dilarikan ke RS Sartika Asih, sementara A diamankan ke Mapolsekta Andir untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini