Share

UNM Yudisium 260 Alumni Angkatan Pertama

Rahmi Djafar, Koran SI · Selasa 11 Februari 2014 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2014 02 11 373 939334 htslzUrsDJ.jpg Ilustrasi. (Foto: Huffington Post)

MAKASSAR - Universitas Negeri Makassar (UNM) meyudisium 260 orang alumni angkatan pertamanya. Alumni lulusan program Pendidikan Profesi Guru Sarjana Mendidik di daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (PPG-SM3T). Yudisium ini juga menandakan mereka berhak menyandang gelar Guru profesional (Gr) di belakang namanya.

Rektor UNM Prof Dr Arismunandar mengatakan bahwa ke-260 orang tersebut merupakan angkatan pertama dari program PPG-SM3T UNM. Selain mendapatkan gelar Gr, mereka juga mendapatkan sertifikat pendidik yang berarti jika nantinya menjadi lulus menjadi PNS maka akan langsung mendapatkan tunjangan profesi satu kali gaji pokok.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

"Hal ini diatur dalam Permendikbud No 87/2013 tentang Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Dari 260 orang ini, 12 di antaranya telah lulus CPNS di berbagai daerah," ujarnya, Selasa (11/2/2014).

Arismunandar menyadari bahwa dalam pelaksanaan PPG-SM3T UNM ini masih banyak kekurangan yang mesti dibenahi termasuk sistem pelaksanaan, asrama, kurikulum dan proses akademik. Pihaknya berkomitmen bahwa segala kelemahan dalam penyelenggaraan angkatan pertama dapat diatasi dan tidak terjadi lagi di angkatan kedua.

Selain itu, Guru Besar bidang Manajemen Pendidikan ini berharap agar setelah menyandang gelar 'Gr' ini semangat pengabdian saat di daerah 3T tidak hilang. Karena inilah karakter yang membedakan dan akan terlihat jelas antara guru lain dengan guru yang bergelar 'Gr'.

"Kalian semua adalah guru profesional yang telah terasah dan teruji karena telah mengabdi di daerah 3T. Pengalaman mengabdi di daerah 3T harus Anda terapkan dalam menjawab persoalan-persoalan serupa yang terjadi di daerah pengabdian Anda selanjutnya, Anda harus menjadi motivator dan contoh tauladan bagi guru yang lainnya," pesannya.

Ke-260 orang tersebut masing-masing dari Prodi Pendidikan Guru SD (16 orang), Pendidikan Bahasa Indonesia (25 orang), Pendidikan Bahasa Inggris (9 orang), Pendidikan Biologi (15 orang), Pendidikan Fisika (21 orang), Pendidikan Geografi (9 orang), Pendidikan Kimia (6 orang), Pendidikan Matematika (27 orang).

Kemudian Pendidikan Jaskesrek (41 orang), Pendidikan Ekonomi (44 orang), Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (21 orang), Pendidikan Sejarah (21 orang), PKK (1 orang), Pendidikan Teknik Elektro (3 orang dan Pendidikan Teknik Elektronika (1 orang). Adapun dari 260 orang yang dinyatakan lulus 170 orang merupakan alumni UNM, sementara sisanya yakni 90 orang berasal dari universitas lain seperti Universitas Muhammadiyah Makassar dan Universitas Negeri Gorontalo.

Acara yudisium ini juga dirangkaikan dengan peluncuran lima buku karya tulisan para peserta SM3T yang berjudul Sumba Timur, Manggarai Timur, Papua I, Papua II dan Manifestasi Indonesia.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini