Share

Pengurus Koperasi Gugat Pejabat RSCM

Tri Kurniawan, Okezone · Kamis 20 Februari 2014 00:55 WIB
https: img.okezone.com content 2014 02 20 339 943618 2k10RUgtqT.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Pengurus Koperasi Pegawai Republik Indonesia Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (KPRI-RSCM) menggugat pejabat dan karyawan RSCM sebesar Rp20 miliar. Gugatan sudah didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2014).

 

"Kami gugat baik secara materiil sebesar Rp10.205.245.170 dan secara inmateriil sebesar Rp10.000.000. Jadi total gugatan sebesar Rp20.205.245.170," kata kuasa hukum KPRI-RSCM, Wilmar Sitorus, di PN Jakarta Pusat.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

 

Dia menilai, tergugat telah melakukan perbutan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 1365 KUHPerdata yakni, tergugat telah mengaku atau menobatkan dirinya selaku Ketum Pemilihan Pengurus KPRI -RSCM priode 2013 - 2016. Padahal, tindakan tergugat tidak diatur di dalam AD/ART maupun Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian.

 

"Dia (tergugat) telah memberitahukan kepada anggota KPRI -RSCM untuk digelar Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) dan pada Jumat 24 Januari 2014," ujarnya.

 

Hasil RALB, katanya, mengukuhkan para tergugat sebagai Pengurus KPRI- RSCM.

Tergugat, lanjutnya, telah memblokir rekening penggugat sehingga kewajiban dengan pihak lainnya tergangu. Para tergugat juga menguasai usaha koperasi Apotik KPRI, mengambil hasil penjualan obat dan menutup toko-toko.

 

Padahal, katanya, anggota KPRI-RSCM dapat meminjam uang dari keuntungan usaha tersebut untuk kepenting pendidikan anak-anak mereka. "Sekarang, hal itu tidak bisa lagi diirasakan oleh anggotanya," imbuhnya.

(ded)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini