Win-Win Solution ala Dahlan Iskan

Mohammad Saifulloh, Okezone · Selasa 25 Februari 2014 10:25 WIB
https: img.okezone.com content 2014 02 25 158 946109 UBmzjbZCII.jpg

JAKARTA - Kemampuan kandidat calon presiden Dahlan Iskan dalam menghadirkan solusi persoalan mendasar bagi rakyat kembali diuji. Kali ini dalam kasus seringnya listrik padam di Sumatera Utara.

 

Selain menginstruksikan jajaran PLN untuk turun ke Sumatera Utara sampai persoalan ini selesai, Dahlan juga menawarkan solusi lain guna menyiasati persoalan listrik yang berlarut-larut tersebut. “Salah satu alternatif yang bisa didorong sebagai ‘win-win solution’, genset di Kualanamu mungkin bisa dinyalakan di jam-jam beban puncak," ujar Menteri BUMN tersebut.

 

‪Menurut Dahlan, PLN bisa menggunakan langkah tersebut untuk mengatasi persoalan saat ini. "Di luar jam beban puncak, aktivitas genset bisa dihentikan sementara untuk mengurangi kebisingan yang dirasakan masyarakat," tambah Dahlan. 

 

Dahlan Iskan sebelumnya juga sudah sudah memberi pernyataan tegas kepada PLN terkait solusi bagi masyarakat Sumut. “Saya, Dahlan Iskan, Menteri BUMN, minta salah satu Direktur PLN untuk tinggal di Medan sampai persoalan listrik di Medan teratasi. Kalau semua direksi PLN tinggal di Jakarta, tidak akan bisa merasakan apa yang dirasakan masyarakat Medan 10 hari terakhir,” tegasnya.

 

‪Menanggapi langkah Dahlan Iskan, Kordinator Demi Indonesia Communication Center (DICC), Eko Pardede mengajak masyarakat untuk turut menjadi bagian dari solusi. “Abah (Dahlan Iskan) ingin PLN menanggapi cepat persoalan Listrik di Sumut karena efeknya telah melumpuhkan aktivitas masyarakat Sumut,” jelas Eko.

 

‪Persoalan kekurangan listrik terjadi saat masyarakat sekitar Kualanamu tiba-tiba meminta Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas 30 MW milik PT PLN (Persero) di daerah tersebut dimatikan. Selain itu Pembangkit berkapasitas 2x200 MW di Pangkalan Susu juga belum bisa dialirkan ke masyarakat, terhalang masalah pembebasan lahan tiang transmisi.

 

‪Lebih lanjut Eko menanggapi buntunya negosiasi yang dilakukan PLN dengan masyarakat. “Semua masalah pasti ada jalan keluarnya jika didasarkan pada semangat kepentingan umum yang lebih luas. Mudah-mudahan rumitnya penyelesaian masalah listrik di SUMUT ini bukan karena adanya kompensasi yang sulit dipenuhi oleh PLN yang bisa menjerumuskan PLN dalam kasus korupsi,” tambahnya.

 

Eko menekankan pentingnya membangun semangat merdeka energi seperti yang digagas Dahlan Iskan. “Pak Dahlan ingin mendorong tersedianya pasokan energi yang cukup untuk Indonesia. Saya pikir untuk kepentingan bersama, ada kalanya diperlukan kelapangan hati dan pengorbanan,” paparnya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini