Selama 2012, 400 Satwa KBS Ditukar Ada yang Dengan Mobil & Motor

Nurul Arifin, Okezone · Jum'at 28 Februari 2014 02:45 WIB
https: img.okezone.com content 2014 02 28 519 947805 lmPQdHkZJw.jpg Halaman Kebun Binatang Surabaya (Foto: Eastjava.com)

SURABAYA - Dua petinggi di Kebun Binatang Surabaya (KBS) diperiksa Polisi terkait kasus pertukaran satwa yang terjadi pada 2012.

Dua petinggi itu adalah Direktur Oprasional, Dr Liang Kaspe, serta Direktur Utama PDTS, Ratna Atjuningrum. Mereka menjalani pemeriksaan di Satuan Pidana Ekonomi Polrestabes Surabaya.

Usai pemeriksaan, Ratna mengaku dari hasil audit dan pemeriksaan pihak KBS menemukan ada sekira 400 satwa yang ditukar. Satwa tersebut di antaranya Jalak Bali, Burung Pelikan dan Komodo. Selain ditukar dengan satwa, ada pula yang ditukar dengan sepeda motor dan mobil.

"Kami belum tahu berapa nilai satwa-satwa yang ditukar itu. Apakah pertukaran itu dilakukan karena kondisi surplus satwa atau bagaimana," kata Ratna di Mapolrestabes Surabaya, Jalan Taman Sikatan,Kamis (27/2/2014).

Sementara itu, Liang Kaspe mengatakan, ada beberapa poin yang diungkapkan kepada penyidik Kepolisian. Kata Liang, dengan adanya pertukaran ini tentunya pihak KBS yang dirugikan.

Saat terjadi pertukaran satwa, lanjutnya, kondisi KBS tidak dalam posisi kelebihan satwa. "Saat itu jumlah satwa masih kurang belum mencapai titik overload," jelasnya.

Masih kata Liang, jika ada MoU dalam pertukaran Satwa ini tentu yang bertanggung jawab adalah Tony Semampau. Saat itu, Tony Sumampau menjabat sebagai Tim Pengelola Sementara (TPS) KBS pada 2012 silam.

"Yang jelas waktu itu MoU nya ditanda tangani ketua TPS, pak Tony Sumampau. Kalau yang lain saya nggak ngerti. Karena saat itu saya memang tidak dilibatkan. Jadi selain pak Tony Sumampau, saya nggak ngerti." tukasnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini