nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Heboh Piring Kuno Berusia 700 Tahun di Sungai

Norman Syah, Jurnalis · Kamis 06 Maret 2014 00:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2014 03 05 340 950384

KOTAWARINGIN TIMUR - Berniat mencari kayu tenggelam di dasar Sungai Mentaya Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, empat orang penyelam tradisional secara tidak sengaja menemumkan sebuah piring kuno. Piring antik ini diperkirakan telah berusia tujuh abad.

 

Sontak saja temuan ini membuat warga Desa Pelangsian, Kecamatan Mentawai Baru, Ketapang Sampit, heboh. Menurut Mistar Hadi, salah seorang penyelam yang menemukan piring kuno tersebut, awalnya dia dan rekan-rekannya mengira piring yang ditemukan hanya benda biasa. Namun setelah diperhatikan ternyata mirip piring kuno, karena setelah dilihat tertera tulisan tahun 1636.

 

Tampak pada bagian atas piring sebuah gambar dengan motif bunga yang mengelilingi piring. Di tengah-tengah piring juga terukir gambar beberapa rumah dan sejumlah orang yang sedang beraktifitas menggunakan sampan. Tergambar jelas kehidupan masyarakat pada masa itu melalui piring antik ini.

 

Selain itu pada bagian bawah piring juga tertera tulisan menggunakan tinta khusus bertuliskan wildrose dengan keterangan tahun pembuatan 1636.

 

Mistar mengaku, dia sempat mendapatkan tawaran dari salah seorang warga Tionghoa yang ingin membeli piring tersebut dengan harga ratusan juta rupiah. Namun dirinya menolak karena merasa piring tersebut bukan miliknya dan rekan-rekannya.

 

Sementara itu, Kepala Desa Pelangsian, Darmansyah, mengatakan, untuk sementara waktu piring antik ini diamankan oleh jajaran perangkat desa.

 

Mendapat kabar adanya temuan benda kuno, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Timur, Calon I Ranggon, langsung terjun ke lokasi penemuan. Dia penasaran sekaligus ingin membuktikan kebenaran kabar yang beredar bahwa piring tersebut berasal dari era Kerajaan Sampit.

 

Menurut dia, untuk mengetahui keaslian piring ini pihaknya akan mempelajari terlebih dulu kemungkinan piring ini tertimbun di dasar sungai atau tidak. Jika benar, maka ada kehidupan masa lalu di Desa Pelangisan. Namun jika diketahui piring hanyut dibawa arus sungai kemungkinan kehidupan masa lalu ada di selatan atau utara.

 

Calon menambahkan, mengingat piring tersebut merupakan benda bersejarah, maka Disbudpar akan mengoleksinya. Namun, apakah benda bersejarah tersebut akan dihibahkan atau tidak, semuanya diserahkan pada pihak yang menemukan.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini