Share

Cerita Mbah Jambrong Penjaga 'Kuburan' Bikun UI

Marieska Harya Virdhani, Okezone · Kamis 06 Maret 2014 06:20 WIB
https: img.okezone.com content 2014 03 05 501 950583 xqgBweEJqd.jpg

DEPOK - Kampus Universitas Indonesia (UI) memiliki lahan yang begitu teduh dan sangat luas. Saking luasnya, mahasiswa memperoleh fasilitas berupa transportasi bus mahasiswa yang biasa disebut bus kuning (bikun) untuk menuju akses satu fakultas ke fakultas lainnya.

 

Namun seiring berjalannya waktu, pihak kampus terus memperbaikin fasilitas sarana dan prasarana bikun. Seluruh bikun dalam tiga hingga empat tahun terakhir dilengkapi AC. Sementara bikun yang tidak ber-AC atau sudah tidak terawat, 'dikandangkan' di tempat khusus bengkel bikun dekat Balai Sidang dan menuju ke kawasan Menara Air.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

 

Mahasiswa mempunyai julukan tersendiri atas bengkel bikun tersebut. Karena terkesan angker dan terdiri dari banyak bikun bekas, tempat tersebut disebut 'Kuburan Bikun'.

 

Betul saja, saat mencoba mengabadikan gambar di tempat itu, salah satu tukang ojek di UI bernama Edi meminta agar tidak terlalu larut malam. Karena wilayah tersebut dikenal angker.

 

"Jangan kelamaan ambil foto - fotonya, jangan lewat Magrib, nanti 'kesambet', sebelumnya pernah ada yang kesurupan," ungkapnya di Kampus UI, Depok, Rabu (05/03/2014).

 

Tak sampai di situ, Edi meneruskan ceritanya bahwa di lokasi tersebut memang dihuni dua hantu yang sesekali menampakan diri. Dua hantu berwajah pria dan wanita tersebut merasa tidak senang jika ada orang yang seolah mengganggu tempat mereka.

 

"Jadi yang hantu cowok namanya disebut Mbah Jambrong, itu biasa nongkrong di bengkel bikun itu, tepatnya dekat mobil - mobil jip merah bekas yang rongsokan itu, kalau hantu yang cewek kayaknya istrinya, tapi kalau asal usulnya enggak tahu kenapa bisa muncul," tutur Edi.

 

Edi yang sudah menjadi tukang ojek di UI sejak tahun 1994 mengaku banyak mendengar cerita hantu atau gaib di kampus tersebut. Namun, ia dan teman - temannya merasa tidak takut karena kembali kepada iman dan kepercayaan masing - masing.

 

"Tujuan kita kan cari rezeki, kalau yang begituan mah pasti ada, percaya Allah saja," ungkapnya.

 

Cerita mengejutkan lainnya, Edi mengaku pernah mendengar cerita bahwa ada temannya sesama tukang ojek yang pingsan saat melihat penampakan hantu yang menyamar sebagai penumpang. "Jadi saat mau bayar ternyata wajahnya hancur, ada juga yang terbalik, hantu yang menjadi tukang ojek, saat dilihat wajahnya hancur," paparnya.

 

Terakhir, Edi bercerita bahwa ada satu hantu yang menjadi penguasa utama seluruh UI. Menurut warga sekitar dan para tukang ojek, penampakan atau wujudnya mirip siluman monyet.

 

"Jadi ada satu hantu yang menguasai seluruh UI, bentuknya mirip orang tapi siluman monyet, dan kepalanya lancip, lalu suka loncat - loncat kesana kemari, bisa lebih dari enam jenis kalau bicara penampakan di UI," tutupnya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini