Image

HT Lepas 92 Pendeta ke Holyland

Arief Setyadi , Jurnalis · Rabu 12 Maret 2014, 19:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2014 03 12 337 954111 QZjtdJeCqU.jpg Harry Tanoesoedibjo (Foto: Arief/Okezone)

JAKARTA - CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo memberangkatkan 92 pendeta untuk melakukan wisata rohani (Holyland) ke Yordania dan Israel sebagai bentuk kepeduliannya kepada para ulama umat kristiani.

Puluhan pendeta yang diberangkatkan itu berasal dari berbagai daerah di Indonesia meliputi pimpinan Sinode dan Aras Gereja.

"Tujuannya adalah pelayanan, terus terang saya sangat prihatin. Saya sudah keliling Indonesia, saya sudah tahu persis kondisi Indonesia," katanya saat melepaskan keberangkatan 92 pendeta ke Holyland di MNC Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (12/3/2014).

Dalam kesempatan itu, Hary menceritakan pengalamannya ketika melakukan perjalanan ke Holyland. Sudah 9 kali ia melakukan perjalanan wisata rohani dan diwarnai oleh berbagai mukjizat. Masih teringat dibenaknya, tiga mukjizat yang telah membawa ke kehidupannya kini.

Hary menuturkan, ketika pertama kali akan melakukan perjalanan ia mengaku tidak niat bahkan menolak untuk melakukan perjalanan tersebut. Namun, setelah istrinya, Liliyana Tanoesoedibjo, mendoakannya hingga akhirnya ia mau melakukan perjalanan itu.

Di dalam benaknya terpesit, kalau ia tidak berangkat maka selamanya tidak akan melakukan perjalanan ke Holyland. Ternyata, dari sembilan kali perjalanannya, berbagai mukjizat didapatkannya.

Pertama, saat itu, ia sangat ingin memiliki anak laki-laki ketika sudah memiliki empat anak perempuan. "Dan belum lengkap kalau belum punya anak laki-laki. Waktu di Bethlehem kami doa sama-sama agar dapat anak laki-laki," ujarnya.

Kala itu, ia bersama istrinya berdoa dan meminta dengan niat sungguh-sungguh tanpa menjadikan Tuhan sebagai alternatif dari kekecewaan dari cara lain yang telah dilakukan untuk punya anak laki-laki.

"Terus kami di sana doa sungguh-sungguh. Setelah pulang dari Israel, istri saya hamil, dan tepat sembilan bulan, anak laki-laki pertama anak kami ke lima lahir," tuturnya.

Mukjizat kedua, sambung Harry, ketika ia tidak bisa bahasa roh, kemudian menjadi bisa memahami ketika ia melakukan perjalanan itu bersama istrinya. Padahal, untuk bisa melakukan itu butuh waktu lama. Ketiga, adalah mukjizat yang telah membawanya bisa menjadi seorang CEO MNC Group.

Di mana, ia memulai dari bisnis sekuritas atau jual beli perusahaan, suatu ketika ia melihat peluang perusahaan rokok dan membeli perusahaan rokok Bentoel. Namun, dalam perjalanannya perusahaan itu tidak maksimal sebagaimana perusahaan rokok lainnya yang begitu maju dan pesat pertumbuhannya.

"Waktu itu saya doa sungguh pada Tuhan dan bilang yang Tuhan taruh dan dikembangkan, karena di rokok ini saya tidak sejahtera. Saya punya dorongan kuat waktu pulang dari Yerusalem untuk jual, padahal saya lagi seriusnya untuk besarkan itu," terangnya.

Tetapi, kemudian dengan dorongan yang begitu kuat akhirnya ia menjual perusahaan rokok itu. Uniknya, ketika perusahaan itu akan dijual pembeli langsung ada datang untuk melakukan proses jual-beli.

Perjalanan bisnisnya terus berlanjut, dengan baik, hingga akhirnya membawanya kepada MNC Group yang merupakan salah satu perusahaan besar. Dari kisahnya itu, Hary berharap semua umat bisa sungguh-sungguh dalam mengimani Tuhan.

"Apa yang Tuhan ingin buat harus kita imani tuhan dengan sungguh-sungguh. Harapan saya apa yang terjadi dihidup saya bisa terjadi dihidup kalian. Selamat jalan, saya yakin pasti mukjizat pasti bakal datang," tandasnya.

Dikesempatan yang sama, Pendeta Yerry Tawalujan menyambut baik dan berharap semua pengusaha kristiani bisa meniru perilakunya. "Seharusnya pengusaha Kristen harus meniru Pak Harry bagaimana bisa berangkatkan pendeta ke Hollyland," ujar Yerry.

Selain memberangkatkan para pendeta, calon wakil presiden dari Partai Hanura ini juga memberikan penghargaan kepada Sami Simorangkir atas lagu yang paling memberkati di tahun 2013.

Serta, memberikan penghargaan untuk Maria Shandi atas penjualan CD Rohani lebih dari 100 ribu copy. (sus)

(ahm)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini