Gubernur Blakblakan, Fauzi Bowo

Dede Suryana, Okezone · Jum'at 14 Maret 2014 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2014 03 14 507 955126 fFt5UqiVl1.jpg Foke semasa menjadi gubernur DKI (Foto: Dok Okezone)

NYABLAK dengan logat Betawinya yang kental. Nada bicaranya juga blakblakan tanpa tedeng aling-aling. Itulah gaya khas Gubernur DKI Jakarta ke-15 Fauzi Bowo. Meski ‘cas cis cus’ keminggris di forum-forum resmi, dalam kesehariannya Bang Foke, sapaan pria berkumis ini, lebih senang bercakap dengan dialek Betawi.

Bila ditanya wartawan tentang berbagai hal menyangkut Jakarta, dia akan ceplas ceplos menjawab. Tak jarang pernyataannya menuai kontroversi. Seperti saat ditanya soal maraknya foto diri gubernur di baliho-baliho iklan layanan Pemprov, Foke menjawab enteng. “Ya terserah gue, gue gubernurnya. Kalau bapak lu jadi gubernur suruh pasang aja fotonya,” begitu kata Foke saat masih menjabat sebagai DKI 1.

Jawaban nyaris serupa disampaikan Foke saat dimintai tanggapan tentang banyaknya kritik terhadap dirinya menyoal banjir dan macet parah di kawasan Thamrin pada Oktober 2010 silam. Foke menjawab sekenanya, membantah dirinya tidak serius menangani banjir dan macet. "Itu kan urusan mereka, yang penting saya sudah kerja. Ini bukti saya kerja. Dan ini urusan saya dengan yang memilih saya," kata Foke kala itu.

Itulah sekilas tentang gaya blakblakan Bang Kumis, yang kini ditugaskan Presiden untuk menjadi Duta Besar Republik Indonesia untuk Jerman. Pertimbangan Foke dipilih sebagai wakil Indonesia di negeri ‘Der Führer’ lantaran putra pasangan H Djohari Bowo bin Adipoetro dengan Hj Nuraini binti Abdul Manaf ini pernah menimba ilmu di sana sebelum mengabdi sebagai pegawai negeri sipil.

Foke mendapatkan gelar Master dari jurusan Teknik Arsitektur Perencanaan Kota dan Wilayah dari Universitat Braunschweig, Jerman. Kemudian kembali ke Jerman setelah menjadi birokrat dan menyelesaikan Doktor Ingenieur dari Fachbereich Architektur/ Raum Und Umweltplanung-Baungenieurwesen Universitat Kaiserlautern di negeri yang sama pada tahun 2000.

Karir Foke dimulai sebagai asisten ahli technology di Universitas Braunschweig, selepas lulus pascasarjana pada 1976, kemudian pulang ke Tanah Air dan mengajar di Universitas Indonesia (UI).

Tahun 1979 karir kepegawaiannya menanjak. Dia diangkat sebagai Pelaksana tugas Kepala Biro Kepala Daerah DKI Jakarta kemudian menjadi Kepala Dinas Pariwisata pada 1982. Sempat menjadi Pejabat sementara Kabiro Kepala Daerah, Pejabat Kabiro Kepala Daerah dan kembali menjadi Kadis Pariwisata pada 1993 sampai 1998. Selanjutnya dia diangkat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) sampai 2002.

Pada pemilihan Gubernur DKI tahun 2002, Foke terpilih sebagai wakil gubernur mendampingi Sutiyoso dan sukses menjadi Gubernur dan wakilnya Prijanto pada pemilukada 2007-2012.

Riwayat Hidup Foke

Fauzi Bowo lahir di Jakarta pada 10 April 1948. Darah Betawinya berasal dari garis keturunan sang Ibu. Kakek Foke yaitu KH Abdul Manaf bin Achmad Jabar, adalah seorang Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) di Jakarta yang berprofesi sebagai pengusaha. Sementara sang Ayah yaitu H Djohari Bowo bin Adipoetro berasal dari Malang, Jawa Timur.

Sejak kecil, dia terbiasa dengan kehidupan yang Islami. Sang kakek kerap mengajaknya mengunjungi para ulama kala itu. Untuk memperdalam aqidah Islam kepada cucu kesayangannya itu, Fauzi pun dikirim ke tokoh ulama terkemuka seperti KH Syafei Al Hadzami dan Habib Sami Alatas. Bahkan, dalam usia 10 tahun, Foke telah menunaikan ibadah Haji ke Mekkah bersama keluarganya.

Meski sosoknya kental dengan ajaran Islam, namun Fauzi menyelesaikan pendidikan sejak SD hingga SMA di sekolah khatolik. Dari TK dan SD dia bersekolah di St Bellarminus, SLTP dan SLTA di Kanisius. Lulus SMA, Fauzi pernah kuliah di Fakultas Teknik Universitas Indonesia pada tahun 1966/1967. Kemudian pada usia 19 tahun, Fauzi kuliah di Technische Universitat Braunschweig, Jerman.

Saat lulus sarjana muda, Fauzi belajar ilmu politik di Berlin, lalu belajar sosiologi di Zurich. Setelah itu ia kembali melanjutkan kuliah arsitekturnya dan mendapat gelar master untuk Teknik Arsitektur Perencanaan Kota dan Wilayah.

Biografi Fauzi Bowo

Nama Lengkap: Dr.-Ing. H. Fauzi Bowo

Nama Populer: Fauzi Bowo (Foke)

Tanggal Lahir: 10 April 1948

Tempat Lahir: Jakarta Indonesia

Agama: Islam

Profesi: Politikus

Jabatan: Gubernur DKI Jakarta ke-13 (2007-2012)

Keluarga Fauzi Bowo

Kakek: KH Abdul Manaf

Nama Ayah: Djohari Bowo

Nama Ibu: Nuraini binti Abdul Manaf

Istri: Hj. Sri Hartati

Anak: Humar Ambiya (38), Esti Amanda (35) dan Dyah Namira (31).

Diolah dari berbagai sumber

(ded)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini