Share

ITB: Potensi Energi Surya di Indonesia Sangat Besar

Margaret Puspitarini, Okezone · Kamis 20 Maret 2014 17:05 WIB
https: img.okezone.com content 2014 03 20 373 958168 pJPDNpcsZb.jpg Seminar "Pengembangan dan Implementasi Teknologi Energi Surya di Indonesia". (Foto: dok. ITB)

JAKARTA - Krisis energi membuat berbagai pihak termasuk kalangan akademis melakukan pengembangan terhadap sumber energi terbarukan. Satunya adalah energi surya.

Berangkat dari isu tersebut, Pusat Penelitian Energi Baru dan Terbarukan (PPEBT) Institut Teknologi Bandung (ITB) dan University of Twente, Belanda, menggelar sebuah seminar nasional bertemakan energi surya. Seminar tersebut membahas tema besar, yakni "Pengembangan dan Implementasi Teknologi Energi Surya di Indonesia".

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Perkembangan energi surya telah menjadi salah satu model energi yang berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia, baik untuk saat ini maupun di masa mendatang. Indonesia yang memiliki paparan sinar matahari yang relatif tinggi semakin memudahkan implementasi pengadaan energi surya di berbagai daerah.

Ketua Panitia Seminar Nasional Energi Surya Armi Susandi mengungkap, pada dasarnya kegiatan tersebut diadakan untuk memicu perkembangan energi surya di Indonesia.

"Selain itu, seminar nasional ini juga memberikan informasi lengkap mengenai prospektivitas implementasi secara finansial dan tantangan perkembangan energi surya di Indonesia," tutur Armi, seperti dilansir laman ITB, Kamis (20/3/2014).

Oleh karena itu, kata Armi, berbagai pemangku kepentingan yang berkaitan dengan sumber energi di Indonesia pun didapuk sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut. Mulai dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT Pertamina (Persero) Tbk., Kementerian ESDM, hingga PT Surya Energi Indotama (PT LEN).

Seminar nasional digelar dalam bentuk presentasi dari narasumber yang dilengkapi dengan diskusi terbuka bersama para peserta seminar. "Seminar ini juga dapat menjadi wadah diskusi dari beberapa pihak pemangku kepentingan, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya terhadap pengembangan energi surya," paparnya.

Pada kesempatan tersebut juga dipublikasikan hasil kegiatan kerja sama Joint Development of a Knowledge Center on Solar Energy antara ITB dan University of Twente sejak Desember 2010. Kegiatan yang dikenal dengan proyek INDF itu bertujuan membangun sistem panel surya di Jayapura dan pengembangan pusat energi surya di ITB.

Dengan seminar nasional ini, Armi berharap dapat membawa perkembangan baru pada masa depan energi surya dan energi terbarukan beserta penerapannya di Indonesia. Selain itu, Armi juga berharap seminar ini dapat menginisiasi kerja sama baru antara pemerintah, perusahan nasional dan swasta, serta peneliti dan praktisi.

"Kerja sama ini dibutuhkan untuk meningkatkan implementasi sistem energi surya dan energi terbarukan di Indonesia," tutur Armi.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini