nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sendang Widodaren Tempat Bercinta Raden Wijaya

Hari Istiawan, Okezone · Rabu 26 Maret 2014 01:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2014 03 25 522 960478 NLzyQiUANQ.jpg Sendang Widodaren (Foto: Hari I/okezone)

MALANG - Nama Sendang Widodaren memang tak setenar tempat wisata air Wendit, meski lokasinya berada dalam satu komplek di Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Malang, Jawa Timur.

Namun, sendang ini memiliki keistimewaan bagi masyarakat tertentu, terutama mereka yang menginginkan agar awet muda atau mendapat keberkahan dari air yang keluar dari sendang. Warga percaya air tersebut berasal dari Pegunungan Bromo, Tengger dan Semeru.

Warga suku Tengger yang berasal dari empat daerah, seperti Malang, Pasuruan, Probolinggo, maupun Lumajang, selalu mengambil air dari sendang yang diyakini berpangkal di Gunung Widodaren yang bersebelahan dengan Gunung Bromo.

Warga Tengger biasanya ramai-ramai mengambil air di sendang ini ketika upacara tirto aji atau pada musim tanam mengambil air dari sendang ini, agar tanaman dan ladangnya mendapat kesuburan dan hasil panennya berlimpah.

Konon, air di Sendang Widodaren ini pertama kali digunakan oleh pendiri Kerajaan Majapahit, Raden Wijaya. Di sendang ini pula, Raden Wijaya sering menggunakannya sebagai tempat bercinta dengan para selirnya.

Diceritakan awal mula penemuan sendang ini ketika Kerajaan Singosari mulai terpuruk. Raden Wijaya menerima petunjuk dari hasil bertapa untuk menemukan air yang memiliki kekuatan dahsyat untuk menaklukkan Singosari.

Air tersebut berada di tempat hilangnya pelangi setelah turun hujan. Kemudian Raden Wijaya mengutus Mbah Kabul, yang makamnya kini berada di areal sendang, untuk mencari lokasi air itu.

Singkat cerita, air tersebut berada di kawasan hutan yang kini menjadi tempat wisata air wendit yang airnya dimanfaatkan untuk menghidupi masyarakat Kota dan Kabupaten Malang hingga kini.

Menurut Sholeh, juru kunci Sendang Widodaren, hingga kini aura mistik Sendang Widadaren masih kental. Banyak pengunjung yang berharap mendapatkan berkah dari air sendang ini, mulai dari kesembuhan, kesuburan anak, awet muda, dan lain-lain.

Di samping sendang, kini disediakan tempat bersemedi bagi pengunjung yang ingin melakukan ritual di sana. "Banyak pengunjung yang terkabul hajatnya, asal yakin dan ikhlas serta bersungguh-sungguh memohon kepada Tuhan," kata Sholeh, Selasa (25/3/2014).

Tak heran, jika memasuki kawasan sendang ini kita akan merasa memasuki kawasan yang beraura mistik. Ditambah aroma dupa dan bunga yang baunya cukup menambah suasana kian skaral. "Siapapun bisa mengunjungi tempat ini untuk mencari keberkahan," ujar Sholeh.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini