SBY Bukan Kunker, Tapi Kampanye Terselubung!

Fahmi Firdaus , Okezone · Rabu 26 Maret 2014 13:32 WIB
https: img.okezone.com content 2014 03 26 339 960960 KeNwGM67kY.jpg Susilo Bambang Yudhoyono (Foto:Antara/Trial)

JAKARTA- Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) mengkritisi banyaknya kunjungan kerja (kunker) yang dilakukan Presiden SBY di berbagai kota selama musim kampanye pemilu legislatif.

"SBY sangat rajin sekali berkunjung rakyatnya di desa maupun di kota-kota.  Tetapi ini kita menduga ini bukan kunjungan kerja biasa, ada kampanye terselubung untuk partainya," kata Direktur Investigasi dan Advokasi Ucok Sky Khadafi kepada Okezone, di Cikini, Jakarta Pusat,  Rabu (26/3/2014).

Ucok memberi contoh, saat SBY memimpin penanganan kabut asap akibat dari kebakaran hutan pada pertengah Maret lalu, saat itu SBY juga dijadwalkan melakukan kampanye perdana di Magelang, Jawa Tengah.

"Namun saat itu SBY malah ke Riau dibandingkan kampanye Demokrat. Ini karena lebih strategis pergi ke Riau.  Isu asap ini juga dimanfaatkan Partai Demokrat," ungkap Ucok.

Kendati demikian, kata dia, tidak ada yang salah saat kunjungan kerja SBY tersebut. Namun, ia berharap agar SBY dapat mengambil cuti untuk fokus melakukan kampanye.

"SBY mempunyai hak untuk berkampanye, tetapi seharusnya dia meminta cuti lah. Jangan memanfaatkan fasiitas negara, karena saat kampanye intensitas dia ke luar kota meningkat," sindir Ucok.

Sekedar diketahui, malam tadi  SBY baru tiba di Cikeas setelah melakukan kunjungan kerja selama empat hari di berbagai kota. SBY pun melanjutkan kunjungan kerjanya.

Tujuan pertama SBY adalah Provinsi Lampung. Setelah itu, SBY melanjutkan perjalanan ke Medan, Provinsi Sumatera Utara, untuk meresmikan Bandar Udara Internasional Kualanamu. Kemudian, SBY dan Ibu Ani diagendakan kembali ke Pulau Jawa untuk meneruskan kunjungan ke Semarang (Jawa Tengah) dan Bandung (Jawa Barat).

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini