Bawaslu Bali Telusuri Praktik Money Politik & Penggelembungan Suara

Rohmat, Okezone · Minggu 13 April 2014 21:05 WIB
https: img.okezone.com content 2014 04 13 340 969658 bfaPM1rEEx.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

DENPASAR - Pemungutan suara pada Pemilu Legislatif 9 April lalu masih diwarnai pelangggaran dugaan praktik money politics dan penggelembungan suara seperti tengah ditelusuri Bawaslu Provinsi Bali.

Dari laporan yang diterima Bawaslu, berbagai kecurangan menjelang dan setelah pencoblosan tengah dipelajari untuk tindaklanjutnya, sesuai aturan berlaku.

“Sebagian besar masih laporan lisan karena Panwaslu masih-masing daerah masih mengumpulkan data-data dan bukti yang ada,“ jelas Ketua Bawaslu Bali, Ketut Rudia dihubungi Minggu (13/4/2014).

Untuk itu pihaknya terus melakukan supervisi di beberapa daerah yang melaporkan adanya pelanggaran pemilu seperti politik uang dan penggelembungan suara.

Kabupaten Badung dan Buleleng tergolong banyak laporan pelanggaran sehingga Bawaslu terus melakukan pengawalan dan tengah diklarifikasi.

Dicontohkan, penggelembungan suara di Dapil sama di  Kecamatan Sawan (Buleleng), tengah ditelusiri, karena berpengaruh terhadap perolehan suara caleg lainnya.

Dia mengungkapkan, penggelembungan suara diduga  dilakukan oleh PPS di Desa Desa Bungkulan, di mana terjadi penambahan anggota atau pemilih yang tidak tercantum dalam formulir C1.

Rudia menambahkan, selain menindaklanjti laporan pelanggaran yang harus lengkap, pihaknya saat ini tengah memantau persiapan pelaksanaan pencoblosan ulang yang akan digelar serentak di 27 tempat pemungutan suara pada 15 April pada Selasa mendatang.

Pencoblosan ulang dilakukan setelah surat suara pemilu tertukar dari Dapil satu ke dapil lainnya untuk caleg DPRD Provinsi.

Beberapa diantaranya surat suara  telah diisi atau dicoblos sehingga dinnyatakan tidak sah dan harus dilakukan pencoblosan ulang.

Ada lima kabupaten yang menggelar pencoblosan ulang yakni Tabanan, Buleleng, Karangasem, Gianyar dan Kota Denpasar.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini