Kebakaran di Kantor PPK Nisel Berasal dari Bom Molotov

Akbar Dongoran, Okezone · Selasa 15 April 2014 02:27 WIB
https: img.okezone.com content 2014 04 15 340 970397 yqnHJtZmY4.jpg Ilustrasi bom molotov

MEDAN - Kebakaran yang melanda Kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Lolomatua, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, dan menyebabkan ratusan surat suara pemilu legislatif 2014 terbakar diduga karena unsur kesengajaan.

Dari keterangan sejumlah saksi yang berada di dalam kantor, ditemukan fakta bahwa sesaat sebelum kebakaran, ada sejumlah orang yang melemparkan bom Molotov ke arah kantor PPK tersebut.

“Ada empat orang di dalam kantor saat kebakaran terjadi, termasuk Ketua PPK Elisati Laia. Mereka sedang beristirahat usai menyelesaikan rekapitulasi perhitungan suara. Kemudian salah satu anggota PPK, ada yang melihat orang melemparkan bom Molotov ke ruang tempat penyimpanan kotak suara, tapi kita belum tahu siapa,” kata Ketua KPU Sumut, Mulia Banurea.

Saat melihat api mulai berkobar, tiga orang anggota PPK yang ada berusaha memadamkan api agar tidak membakar kotak suara, namun gagal menyelamatkan enam kotak suara yang berisi penuh surat suara pileg.

Mulia menegaskan, kasus pelemparan bom Molotov ke Kantor PPK Lolomatua ini pun sudah dilaporkan ke kepolisian setempat.

"Saat melihat api, tiga orang anggota PPK langsung berinisiatif memadamkan api. Mereka memadamkan api menggunakan air dari kamar mandi dan air yang tergenang di sekitar lokasi. Kasus ini sudah kita laporkan ke Polisi. Kita juga sudah lapor ke KPU Pusat di Jakarta,” tukasnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini