Kotak Suara Hasil Rekapitulasi di Mentawai Dibuka Paksa dengan Gergaji

Rus Akbar, Okezone · Selasa 22 April 2014 04:02 WIB
https: img.okezone.com content 2014 04 21 340 973651 Yvo8xr5Qwp.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

MENTAWAI - Rekapitulasi Pemilu Legislatif 2014 di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat semakin panas. Lantaran Ketua Panitia Kecamatan Siberut Tengah, Martias tak kunjung datang, Ketua KPU Mentawai, Andres akhirnya memutuskan menggergaji kotak hasil rekapitulasi suara Pileg di level kecamatan.

"Hasil konsultasi kami dengan KPU Provinsi Sumatera Barat rekapitulasi tetap dilakukan," kata Andres  di hadapan para saksi, di Hotel Turonia, KM 4, Tuapeijat Mentawai, Senin (21/4/2014).

Namun, beberapa caleg dan saksi memprotes aksi tersebut. Salah satunya caleg dari Partai Golkar, Kortanius Sabeleake.

"Ini seharusnya tugas PPK, jika ini tetap dilakukan PPK apa kerjanya, kalau terjadi kesalahan siapa yang bertanggungjawab, KPU Mentawai kan tidak," ujar Kortanius.

Meski begitu, KPU Mentawai tetap tidak bergeming. KPU dan Panwaslu kemudian meminta pendapat saksi. Setelah saksi setuju akhirnya kotak hasil rekapitulasi suara yang terkunci itu dibuka paksa dengan menggunakan gergaji besi oleh anggota KPU.

Saat KPU membuka kotak hasil rekapitulasi suara tersebut, ternyata isi surat rekapitulasi provinsi yang disegel sudah dirusak. "Ini buktinya kondisi amplop segelnya sudah robek," kata Andres.

Setelah rekapitulasi suara untuk DPRD dibuka ternyata jumlah pemilih yang masuk ke DPT tidak sama, malah jumlah pemilih lebih banyak dari DPT. Karena kondisi kacau, akhirnya Ketua KPU Mentawai menskros sidang dari pukul 17.00 WIB sampai 18.00 WIB.

Sementara sebelumnya, rekapitulasi suara di Kecamatan Pagai Selatan juga bermasalah. Kertas plano berisi hasil jumlah pemilu nampak tercoret dengan tipe x serta formulir untuk rekap provinsi di Desa Makalo dan Sinakak tidak ada. "Akhirnya rekapnya tidak ada," kata Ketua PPK Pagai Selatan, Manahan. 

Sementara itu, Ketua Panwaslu Mentawai, Syamsir Ali menuturkan, PPK Siberut Tengah harusnya hadir dalam rekapitulasi suara karena memang sudah menjadi tanggung jawab yang bersangkutan. "Pasti ada yang salah ada yang kurang tentu ini di ketahui ketua PPK, kalau ada salah-salah jumlah boleh dia memperbaiki, ditandatangi paraf yang dibetulin," ujarnya.

Ia juga sudah mengingatkan KPU Mentawai, agar rekapitulasi tingkat kabupaten sementara ditunda hingga persoalan tersebut selesai. "Karena ini sudah sampai di KPU ya tanggung jawab KPU. Jika ada keberatan dari partai sampaikanlah formulir yang diserahkan KPU," tandasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini