Pelajar SMA Jadi Otak 7 Penjambretan

Tri Ispranoto, Okezone · Jum'at 25 April 2014 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2014 04 25 526 975683 KvKLbYozBj.jpg

BANDUNG - Seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Bandung, Jawa Barat menjadi otak aksi kejahatan penjambretan. Tak tanggung-tanggung, remaja tersebut sudah tujuh kali melakukan perbuatan melawan hukum tersebut.

Sepak terjang AS berakhir sudah setelah tim Unit Reskrim Polsekta Lengkong menangkapnya beberapa waktu lalu. Ia ditangkap bersama tim jambretnya berinisial IS.

Kapolsekta Lengkong, Kompol Gotam Hidayat, menjelaskan, penangkapan AS dan IS berdasarkan keterangan dari tersangka penjambretan berinisial DA yang lebih dulu ditangkap. 

"Setelah menangkap tangan DA kami melakukan pengembangan dan kembali menangkap AS dan IS," jelasnya kepada wartawan di Mapolsekta Lengkong.

Gotam membeberkan, dalam tiap aksinya IS dan DA bertugas sebagai kelompok yang melakukan penjambretan. Sementara AS dan seorang lagi tim mereka yang masih buron berinisial D, bertugas menghalangi laju korban.

"Modusnya konvensional. Satu motor mepet korban dan menjambret, sementara satu motor lagi menghalangi laju motor korban," katanya.

Lebih lanjut Gotam mengatakan, dalam beraksi biasanya para pelaku melakukan aksinya di atas pukul 23.00 WIB dengan sasaran pengendara motor atau pejalan kaki perempuan yang mengenakan tas selendang.

Sementara itu, AS mengaku sudah tujuh kali melakukan penjabretan di sejumlah tempat sejak beberapa bulan lalu. "Kalau di bulan April ini sudah tiga kali. Di Cibaduyut, Tegalega, dan terakhir di depan Hotel Horison (Pelajar Pejuang 45)," bebernya.

Akibat perbuatannya, ketiga pelaku kini ditahan di Mapolsekta Lengkong. Mereka dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana mengenai pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.

"Khusus AS karena di bawah umur maka kita koordinasi dengan pihak Bapas," tutup Kanitreskrim Polsekta Lengkong, AKP Sunarya Ishak.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini