Tiga Kunci Sukses Jadi Miliarder ala Miss Merry

Margaret Puspitarini, Okezone · Selasa 29 April 2014 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2014 04 29 373 977582 4pNeITJPUs.jpg Merry Riana telah menginspirasi banyak orang. (Foto: dokumentasi pribadi)

JAKARTA - Setiap orang tentu punya mimpi yang ingin diraih. Namun bukan hal mudah untuk terus berpegang teguh terhadap mimpi yang ingin kita raih.

Beruntung, seorang miliarder muda Merry Riana mau berbagi tips kepada kawula muda untuk setia dengan mimpi yang ingin dicapai. Ada tiga jurus jitu yang telah dibuktikan oleh Miss Merry -begitu dia biasa disapa-, untuk meraih kesuksesan yang dimilikinya saat ini. 

"Cara untuk berpegang teguh dengan mimpi yang ingin dicapai adalah terus melangkah. Langkah seperti apa? Pertama, langkah yang cerdas. Artinya, kita harus berani melangkah tapi bukan gegabah," ujar Merry, belum lama ini.

Dia menyebut, gegabah yang dimaksud ialah terus belajar dari mereka yang sudah sukses. Dia mencontohkan untuk pekerjaan sebagai sales. Pembelajaran, lanjut Merry, bisa dilakukan melalui beberapa cara.

"Kalau tidak punya uang untuk kursus sales, orang-orang yang menolak kita itu yang akan menjadi media pembelajaran. Banyak tanya ke mentor. Pengalaman mereka akan menjadi pembelajaran berharga bagi kita," imbuhnya.

Kedua, kata Merry, adalah melangkah sampai tuntas. Kalau sudah yakin dengan jalan yang dipilih, jangan berhenti karena emosi dan keletihan di satu hari. Yang penting, bukan apa pencapaian yang diperoleh ketika akhir tapi bagaimana proses tersebut mampu mengubah Anda menjadi pribadi lebih baik.

"Di semua target saya, meskipun masih jauh, saya tdk bernah berhenti. Yang penting bukan apa yang diraih di akhir tapi bagaimana Anda ketika menyelesaikan proses tersebut. Saya tidak selalu menang tapi pasti selalu menyelesaikan sesuatu hingga akhir," papar Merry.

Terakhir, melangkah dengan ikhlas. Merry menjelaskan, keikhlasan ialah perasaan bersyukur, memberikan yang terbaik tapi menyerahkan hasil akhir kepada yang Kuasa.

"Ikhlas itu bukan membandingkan. Kok usaha kita sama dengan dia tapi dia sudah bisa punya ini itu? Setiap bibit yang kita tanam, masa panennya beda-beda. Ingat, tidak ada langkah atau perjuangan yang sia-sia," urainya.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini