Kasus Korupsi Bansos, Kepala DPKAD Bandung Siap Diperiksa

Tri Ispranoto, Okezone · Senin 12 Mei 2014 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2014 05 12 526 983768

BANDUNG - Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Pemerintah Kota Bandung, Ahmad Rekotomo, mengaku belum menerima‎ surat panggilan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi dana hibah bansos Pemkot Bandung tahun anggaran 2012.

“Sampai sekarang belum ada panggilan. Tapi kalau diperlukan, kami harus dong memberikan keterangan terkait tupoksi kami (DPKAD),” jelas Rekotomo di Balai Kota Bandung, Senin (12/5/2014).

Menurut dia, dalam ranah hibah bansos, pihaknya hanya bertugas sebagai dinas yang mencairkan. Sementara tim verifikasi dan pendataan berada di dinas lain.

Soal hibah bansos tahun 2012, ia menyebut ada sekira 2.000 penerima. “Total pengeluaran kami untuk tahun 2012 kurang lebih Rp400 miliar,” bebernya.

Terkait penggeledahan hari ini, lanjut dia, tim dari Kejari Bandung mencari bukti terkait bansos tahun anggaran 2012.

“Tadi saya lihat tim mencari data yang diperlukan, seperti SPM‎, SP2D, dan beberapa dokumen lainnya,” terangnya.

Seperti diketahui, tim dari Sie Pidsus Kejari Bandung menggeledah Kantor DPKAD yang berada di lingkungan Balai Kota Bandung sejak pukul 12.00 WIB. Penggeledahan dilakukan terkait penangkapan seorang pentolan LSM, EM. Ia juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini