Share

Lokasi Ujian SBMPTN Baru Bisa Diakses 16 Juni

Margaret Puspitarini, Okezone · Jum'at 06 Juni 2014 08:00 WIB
https: img.okezone.com content 2014 06 05 373 994480 Z7Uc8q0mqI.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone)

JAKARTA - Pelakasanaan ujian tulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) kurang dari dua minggu lagi. Namun, Panitia SBMPTN 2014 mengaku sudah mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan pelaksanaan ujian tulis sejak jauh-jauh hari.

Pendapat tersebut disampaikan oleh Koordinator Sekretariat Pokja SBMPTN 2014, Bambang Hermanto. Saat ini, kata Bambang, panitia lokal (panlok) SBMPTN tengah mempersiapkan para pengawas dalam bentuk penataran.

"Kami sudah koordinasi dengan pimipinan panlok. Hari ini di 44 panlok sedang dilakukan penataran pengawas. Diharapkan semua sudah selesai ditatar H-7 sebelum pelaksanaan ujian tulis pada 17 Juni mendatang," tutur Bambang ketika berbincang dengan Okezone, Jumat (6/6/2014).

Langkah selanjutnya, menyiapkan koordinator lokasi. Biasanya, urai Bambang, mereka disiapkan sepanjang H-10 sampai H-3. Kemudian dilanjutkan dengan mencetak album bukti hadir. Di lokasi dengan jumlah peserta yang sudah pasti, tambahnya, bisa mencetak album bukti hadir terlebih dulu.

"Kemudian, menyiapkan petugas untuk mengelola dokumen ujian. Mereka tidak boleh pulang dan menginap di suatu tempat yang tidak diketahui semua orang. Dokumen ujian baru diterima di lokasi H-7 sampai H-2. Kalau yang di Indonesia timur yang susah dijangkau sudah didistribusikan dari jauh-jauh hari, termasuk juga di daerah bencana seperti di Sumbawa kemarin," paparnya.

Bambang menyebut, lokasi ujian baru dapat diakses para peserta SBMPTN 2014 H-1 sebelum ujian. Tidak hanya itu, panitia juga menyediakan peta informasi lokasi ujian di panlok masing-masing sehingga memudahkan peserta menemukan lokasi ujian mereka.

"Kami menyiapkan peta informasi agar peserta tidak terlambat dan tersasar. Sehari sebelum ujian peserta bisa melihat lokasi ujian. Jadi peserta bisa memperkirakan waktu maupun kendaraan yang dibutuhkan untuk tiba di sana. Tidak bisa dari jauh-jauh hari kami tempelkan daftar lokasi karena saat ini, baik sekolah maupun kampus yang menjadi lokasi ujian masih dipakai untuk kegiatan belajar mengajar," tutup Bambang.

(mrg)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini