Image

Modul Pendidikan Seks Disesuaikan Kebutuhan Anak

Pendidikan seks harus disesuaikan dengan karakteristik usia anak. (Foto: dok. Okezone)

Pendidikan seks harus disesuaikan dengan karakteristik usia anak. (Foto: dok. Okezone)

JAKARTA - Rutgers WPF Indonesia sejak 2007 telah mengembangkan berbagai modul pendidikan seksualitas untuk anak dari berbagai usia, mulai dari TK, SMP, SMA hingga SLB dan Lapas. Pembuatan modul ini melibatkan institusi-institusi pendidikan dan organisasi kemasyarakatan.

Hingga saat ini, Rutgers WPF Indonesia terus berinovasi untuk memperluas akses pendidikan seksualitas yang komprehensif. Country Representative Rutgers WPF, Monique Soesman mengatakan, berbagai modul pendidikan seksualitas itu dibuat agar ramah dan sesuai dengan kapasitas anak. 

Di antara modul itu adalah "Aku dan Kamu" untuk TK, "SETARA - Semangat Masa Remaja" untuk siswa SMP, dan "DAKU! - Dunia Remajaku Seru!" untuk siswa SMA. Modul "SERU - Sumber Edukasi Masa Remajaku" dikembangkan untuk anak-anak penghuni Lapas. Sedangkan modul "Maju" dan "Langkah Pastiku" dirancang untuk anak Sekolah Luar Biasa (SLB) dengan disabilitas penglihatan dan pendengaran.

"Modul-modul seperti ini telah diadaptasi oleh berbagai lembaga pendidikan di lebih dari 10 provinsi di Indonesia, dan akan terus menerus diperluas jangkauannya," ujar Monique, dalam acara Pertemuan Stakeholder dan Diskusi Publik "Membangun masa depan anak melalui Pendidikan Seksualitas dan Kesehatan Reproduksi Komprehensif", di Hotel Oria, Jakarta Pusat, Jumat (13/6/2014).

Monique melanjutkan, kelebihan modulnya adalah pendekatan yang berbasis hak atas diri. Proses pembuatan modul pun dilakukan cukup lama dan partisipatif karena melibatkan guru, diuji coba kepada murid, dan ahli pendidikan. Sehingga, modul ini sangat ramah terhadap anak dan hasil yang diharapkan adalah anak menjadi subjek perubahan, bukan sekadar objek yang harus dilindungi.

"Ketika mereka sadar akan haknya, mereka akan menjadi aktor anti kekerasan karena pendidikan seksualitas yang kami tawarkan berbasis pada penghargaan tubuh sendiri dan tubuh orang lain," ucapnya.

Ikuti Try Out SBMPTN 2014 di Kampus Okezone

(rfa)
Live Streaming
Logo
breaking news x