nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

SBMPTN 2014, Ramai-Ramai Pilih ITS

Rachmad Faisal Harahap, Jurnalis · Senin 16 Juni 2014 17:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2014 06 16 560 999532 RnzvwiKWgf.jpg ITS Surabaya menjadi satu dari sekian kampus teknik favorit dalam SBMPTN 2014. (Foto: dok. ITS)

JAKARTA - Rata-rata, peserta ujian tertulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2014 dari program studi (Prodi) IPA, memilih jurusan Teknik sesuai dengan latar belakang jurusannya. Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya menjadi satu dari sekian kampus teknik favorit.

 

Salah satu pemilih ITS adalah Josua Soaloon. Siswa SMAN 17 Kabupaten Tangerang itu memilih kampus di Kota Pahlawan ini karena jurusan yang dia ambil hanya ada di beberapa kampus saja, salah satunya yaitu ITS.

 

"Saya memilih jurusan Teknik Biologi karena suka meneliti hal-hal di  bidang ini," ujar Josua saat dihubungi Okezone, Senin (16/6/2014).

 

Sedangkan menurut siswi SMA Negeri 2 Pamekasan, Nurun Nazilah, kampus ITS dipilihnya karena dia sangat ingin menjadi mahasiswa Teknik Sipil. "Awalnya ingin di Teknik Kimia, tapi grade-nya tinggi. Dan kalau Teknik Kimia di ITS lebih banyak cowoknya ketimbang cewek," tuturnya.

 

Selain Teknik Sipil, Nurun memilih jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota sebagai pilihan keduanya. Alasannya, belajar ilmu ini berarti belajar merencanakan dan menata sebuah kota.

Pilihan kedua

Pilihan kampus kedua Nurun adalah Universitas Trunojoyo, sesuai janjinya kepada orangtua. Di Universitas Trunojoyo, dia memilih jurusan Pendidikan IPA karena ingin menjadi guru.

"Pilihan ini sesuai dengan jurusan saya di sekolah dan saya juga berminat di Pendidikan IPA," kata gadis yang juga akan mengikuti seleksi sekolah kedinasan pajak pada 29 Juni 2014 itu.

 

Sementara, Josua memilih Universitas Diponegoro (Undip) Semarang sebagai pilihan keduanya. Josua memilih Undip karena kampus ini memiliki jurusan yang dia minati, yaitu Teknik Metalurgi dan Material. Alasan lainnya, biaya hidup yang harus dikeluarkan jika kuliah di Undip cukup murah, termasuk biaya kos.

"Prospek kerja jurusan Teknik Metalurgi dan Material cukup besar, termasuk dalam bidang penelitian hasil tambang," kata Josua. 

Berbeda dengan Nunun, Josua akan mencoba mengulang ujian pada tahun depan jika dia tidak lulus SBMPTN. Dia pun bertekad belajar maksimal selama menunggu satu tahun lamanya.

 

Josua pun memiliki trik khusus untuk menanggulangi rasa stres menjelang ujian. Mengingat saingan sangat banyak, Josua yang sudah berjuang keras selama sebulan penuh ini harus bisa dan yakin.

"Lakukan seperti biasa saja, jangan terlalu dipikirkan juga, kalau dipikirkan jadi down," tambahnya.

Ikuti Try Out SBMPTN 2014 Hanya di Kampus Okezone

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini