nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Konsen Membangun Demokrasi & Raih Banyak Penghargaan

Arief Setyadi , Jurnalis · Rabu 18 Juni 2014 08:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2014 06 18 337 1000480 YjZhJEDkVZ.jpg

JAKARTA - Masa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) segera berakhir. Dua periode sudah Ketua Umum Partai Demokrat itu duduk sebagai penguasa.

Oktober 2014, dia bakal melepas tongkat kekuasaanya kepada presiden terpilih pada Pemilu 9 Juli 2014. Selama 10 tahun menjabat tentu banyak torehan yang telah diperbuat SBY untuk bangsa ini.

Pengamat politik, Arya Fernandes, menilai SBY adalah sosok yang mampu membangun demokrasi yang baik.

"Beliau konsen dalam penguatan demokrasi dan kesempatan hak politik sipil, memberikan kebebasan berbicara atau berpendapat, berekspresi. Jadi, beliau memiliki komitmen memperkuat demokrasi," katanya kepada Okezone, Selasa (17/6/2014) malam.

SBY juga dinilai mampu mengharumkan nama Indonesia dan lebih berpengaruh di dunia. 10 tahun menjadi Presiden, suami Kristiani Herrawati alias Ani Yudhoyono ini berhasil menyabet berbagai penghargaan.

Pada 2005, SBY mendapat penghargaan Bintang Asia dari Majalah Businessweek, 2006 penghargaan Bintang Kehormatan Darjah Kerabat Laila Utama dari Sultan Brunei. Di tahun yang sama, SBY mendapat gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Keio.

Pada 2008, SBY juga meraih penghargaan Darjah Utama Seri Mahkota dari Yang DiPertuan Agong Tuanku Mizan Zainal Abidin.

Sementara di 2009, SBY masuk dalam 100 tokoh berpengaruh dunia dengan kategori pemimpin dan revolusioner versi Majalah Time. Dua tahun lalu, SBY menerima penghargaan Knight Grand Cross in the Order of the Bath dari Ratu Inggris, Elizabeth II.

SBY merupakan presiden ke-6 RI, sekaligus presiden pertama yang dipilih langsung oleh rakyat. Pada Pemilu 2004, SBY terpilih bersama wakilnya Jusuf Kalla (JK). Pada Pemilu 2009, SBY yang berpasangan dengan Boediono kembali terpilih memimpin negeri.

(trk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini