Share

Tak Penuhi Syarat BOPTN, PTN Bakal Kena Sanksi

Rachmad Faisal Harahap, Okezone · Jum'at 20 Juni 2014 21:16 WIB
https: img.okezone.com content 2014 06 20 373 1001958 pOQ2EMJXWk.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai pemberi Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), akan memberikan sanksi bagi perguruan tinggi negeri (PTN) yang tidak memenuhi syarat pemberian BOPTN minimal kepada para mahasiswanya yang dianggap kurang mampu.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Patdono Suwignjo dalam diskusi BOPTN, di Perpustakaan Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (20/6/2014).

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Patdono menegaskan, pihak Kemendikbud memberikan peraturan bagi PTN di mana minimal lima persen dari mahasiswa per prodi membayarkan UKT dengan kategori 1.

"Bila ada PTN yang tidak menerapkannya, maka akan diberikan sanksi, yaitu pengurangan besaran BOPTN yang diberikan. Namun, besar pengurangan tersebut kurang dari lima persen karena dikhawatirkan mengganggu operasional PTN," ucapnya.

Sebaliknya, tambah Patdono, bila PTN telah mencapai target tersebut, maka Kemendikbud akan memberikan insentif, yakni pemberian BOPTN yang lebih banyak.

Terdapat delapan kelompok UKT yang dikeluarkan oleh Kemendikbud, yakni kategori 1, mahasiswa hanya diminta untuk membayar UKT sebesar Rp0-500 ribu. Untuk kelompok 2, besaran yang dibayarkan antara Rp500 ribu-1 juta, dan seterusnya hingga kelompok 8 yaitu mencapai Rp7,5 juta.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini