Pemkab Banyuwangi Siapkan Pijat Tuna Netra untuk Dongkrak Perekonomian

Nurul Arifin, Jurnalis · Senin 30 Juni 2014 12:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2014 06 30 523 1005968 WXq3BueqLc.jpg Bupati Banyuwangi memberi santunan pada penyandang cacat (Nurul A/Okezone)

SURABAYA - Pemkab Banyuwangi menyiapkan sejumlah tuna netra untuk menjadi tukang pijat di sejumlah kawasan wisata. Ke depan dengan konsep ini, para penyandang disabilitas diharapkan mampu meningkatkan ekonomi di tengah geliat pariwisata Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, para penyandang tuna netra dan disabilitas tengah diberi pelatihan memijat. Tujuannya, meski dalam keterbatasan fisik mereka diharapkan tetap bisa mandiri dalam hal ekonomi.

"Setelah lulus pelatihan, mereka akan ditempatkan di obyek wisata pantai untuk menyediakan jasa pijat bagi wisatawan di payung wisata yang telah disediakan. Ini bekal bagi kemandirian ekonomi para penyandang tuna netra," kata Anas di Surabaya, Senin (30/6/2014).

Anas juga menyebut, secara keseluruhan terdapat 4.453 penyandang disabilitas di Banyuwangi.

Selain kemandirian ekonomi, kata Anas, Pemkab Banyuwangi ingin mengakhiri institusionalisasi anak penyandang disabilitas. Penyandang disabilitas harus berkembang dengan pengasuhan berbasis keluarga dan rehabilitasi berbasis masyarakat, bukan seakan-akan dikotakkan dan dikucilkan dalam lembaga-lembaga khusus.

"Kami ingin melawan hal-hal yang merintangi inklusi masyarakat dalam berbagai bentuk, mulai dari bias gender, perbedaan SARA, dan latar belakang keterbatasan fisik," pungkasnya.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini