Kurikulum 2013 Melelahkan & Terlalu Teoritik

Bramantyo, Okezone · Rabu 02 Juli 2014 12:04 WIB
https: img.okezone.com content 2014 07 02 560 1006965 LYqHc4KjoM.jpg Menjelang penerapan kurikulum 2013, masih ada pihak yang menilai konsepnya terlalu teoritik. (Foto: dok. Okezone)

SURAKARTA – Pada tahun ajaran baru yang dimulai Juli ini, pemerintah akan menerapkan kurikulum 2013 secara nasional. Meski demikian, masih banyak pihak mengkritik keberadaan dan penerapan kurikulum baru tersebut.

Guru besar (Gubes) Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof Dr. Harun Joko Prayitno menilai, kurikulum 2013 sebetulnya terlalu teoritik dan melelahkan. Sosialisasi konsep kurikulum 2013 misalnya, melalui tahapan yang terlalu panjang sejak dari narasumber, instruktur hingga guru sekolah.

"Konsepnya terlalu deduktif, meskipun kemauannya sebenarnya induktif. Secara filosofi menjadi sulit ditangkap maknanya. Sosialisasi membutuhkan waktu lama, sehingga menuainya bakal lama juga," ujar Harun saat ditemui Okezone terkait pelaksanaan Kurikulum 2013, di Kampus UMS Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (2/7/2014).

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS ini, memaparkan, kebanyakn guru cenderung memilih menggunakan kurikulum lama. Alasannya, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang dikombinasikan dengan kurikulum berbasis kompetensi memiliki indikator yang lebih terukur.

Harun mengingatkan, fokus pemerintah mendatang sebenarnya bukan kurikulum. Meski merupakan elemen penting, tetapi akan lebih penting untuk memerhatikan para guru.

Sebab, membingkai kurikulum seperti apa pun akan percuma jika tidak ditangani oleh guru yang kreatif dan dinamis. Kurikulum hanya akan menjadi barang mati. Padahal kurikulum itu sebenarnya harus memiliki nyawa.

"Karena terletak pada guru-guru yang kompeten dan kreatif, maka pelaksanaan suatu kurikulum akan menjadi dinamis," ujarnya.

Namun demikian, Harun menyarankan, jika pemerintah akan meninjau kembali kurikulum 2013, maka harus didahului dengan survei.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini