nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Belajar Efektif dengan Moving Class

Jum'at 04 Juli 2014 09:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2014 07 04 95 1008021 dksEzzgsPR.jpg Dwi Khoyriyyah (Foto: dok. Pribadi)

TEMPAT pendidikan, sekolah negeri ataupun swasta idealnya membentuk seorang anak menjadi pintar, cerdas, dan berbudi pekerti. Akan tetapi secara realitas tidak demikian. Terkadang sekolah justru malah membentuk anak didik ke arah yang lebih negatif. Padahal, sekolah adalah tempat untuk membentuk karakter serta menimba ilmu dan mempraktikannya di lingkungan sekitar.  

Mengapa demikian? Menurut penulis hal tersebut lebih disebabkan karena dalam sebuah ruang kelas atau belajar, mayoritas pengajar atau guru selalu mendapatkan problematika terkait penyampaian materi pelajaran. Problem yang dihadapi seorang pengajar di antaranya murid dalam kelas yang terlalu banyak, ruang kelas yang tidak kondusif dan fasilitas yang tidak memadai.

 

Problematika tersebut tentu akan berdampak pada penyampaian materi yang kurang maksimal. Akibatnya, seorang guru/pengajar hanya bisa menggunakan metode ceramah dan metode text book (mencatat) dari awal hingga akhir. Jadi, sangat wajar jika apa yang telah disampaikan seorang guru tidak berdampak positif bagi perilaku dan kecerdasan murid-muridnya, justru kebalikannya. Sebab, kedua metode tersebut membuat sang murid menjadi bosan serta jenuh. Sehingga wajar jika saat ini banyak terjadi tawuran antarpelajar, seks bebas, dan lain sebagainya.

 

Metode mengajar seperti itu sesungguhnya sudah usang dan tidak layak untuk diterapkan dalam sekolah baik swasta ataupun negeri. Pasalnya, metode tersebut tidak mampu mengubah moral, etika, sikap dan perilaku seorang siswa/i. Oleh karena itu, dibutuhkan metode lain dalam menyampaikan mata pelajaran  di ruang kelas.

 

Moving class

 

Moving class adalah proses pembelajaran yang bergerak atau berpindah-pindah tempat sesuai dengan mata pelajarannya. Metode moving class ini hanya bisa diterapkan oleh sekolah-sekolah bertaraf internasional. Kenapa? Karena metode tersebut memerlukan peralatan yang lengkap dan tentunya mengeluarkan biaya yang banyak. Padahal efek yang didapatkan sang murid sangatlah positif.

 

Pertanyaannya, mengapa harus menggunakan moving class? Padahal metode tersebut memakan banyak biaya.

 

Pembelajaran melalui moving class memang sangat mahal jika diterapkan karena sekolah akan membutuhkan peralatan yang sesuai karakteristik pelajaran yang akan disampaikan. Akan tetapi manfaat dari moving class tersebut sangat banyak seperti meningkatkan disiplin siswa dan guru, meningkatkan keterampilan guru dalam memvariasikan metode dan media pembelajaran yang diaplikasikan dalam kehidupan siswa sehari-hari, meningkatkan keberanian siswa untuk bertanya, menjawab, mengemukakan pendapat dan bersikap terbuka pada setiap mata pelajaran serta meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.

 

Jadi, mahalnya mengaplikasikan metode moving class tersebut dibayar tunai dengan perubahan yang signifikan dalam perilaku dan semangat belajar seorang siswa/i. Jika hal itu yang terjadi bukankah lebih efektif dalam prosesi belajar dan mengajar?

 

Oleh karena itu, pendidikan di Indonesia semestinya sudah harus menggunakan metode ini agar sang murid memahami secara teoritis dan dapat mempraktikkannya dalam bergaul di lingkungan sekitar. Hasil akhirnya, diharapkan sang murid tidak lagi melakukan hal-hal yang negatif. Lalu, bagi sekolah yang belum menggunakan metode moving class karena alasan finansial dan peralatan yang dibutuhkan tidak tersedia, maka peran pemerintah, khususnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sangatlah diperlukan dalam membantu terealisasinya metode tersebut.

 

Dwi Khoyriyah

Mahasiswi Universitas Islam Jakarta (UIJ)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini