Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jangan Langsung Makan Besar Usai Santap Takjil

Ainun Fika Muftiarini , Jurnalis-Rabu, 16 Juli 2014 |18:21 WIB
Jangan Langsung Makan Besar Usai Santap Takjil
Tidak makan besar setelah tajil (Foto: Dailymail)
A
A
A

SETELAH mengonsumsi takjil, tidak sedikit orang langsung makan besar. Lebih baik dihindari untuk mencegah masalah kesehatan yang mungkin saja terjadi.

Menurut dokter gizi Dr dr Fiastuti Witjaksono, MSc, MS, Sp.GK, sebaiknya ada jarak antara konsumsi takjil dan makan besar. Pasalnya, jika kedua hal itu dilakukan dalam waktu berdekatan, badan lebih terasa berat ketika menjalankan salat. (Baca: Kiat Sehat Makan Takjil saat Berbuka Puasa)

"Biasanya kalau makan besar setelah konsumsi takjil, badan jadi lebih berat saat salat maghrib. Idealnya, takjil dikonsumsi sebelum salat maghrib. Paling tidak jaraknya sejam untuk makan besar," katanya kepada Okezone di Jakarta, belum lama ini.

Lebih lanjut, takjil dan makan besar yang dikonsumsi bersamaan bisa menimbulkan perut kembung. Apalagi ketika puasa, perut tidak terisi selama 14 jam sehingga ketika langsung diisi penuh, maka perut bisa ‘kaget’.

"Perut bisa ‘kaget’ sehingga tidak mencerna secara optimal. Timbul rasa begah atau kembung. Jadi, makanlah yang sedikit dulu, baru makan berat," tutupnya.

(Ainun Fika Muftiarini)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement