nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PLN Jamin Malam Takbiran Aman dari 'Byar Pet'

Nurul Arifin, Jurnalis · Rabu 23 Juli 2014 12:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2014 07 23 523 1016860 QQNR2yHWL5.jpg Mati lampu, ilustrasi

SURABAYA - Malam Takbiran hingga lebaran 1435 Hijriah, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Distribusi Jawa Timur memastikan pasokkan listrik aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain pasokkan listrik yang dipastikan aman, pihak PLN juga mengatur jadwal kerja karena saat itu bertepatan dengan cuti bersama.

General Manager PT PLN Distribusi Jawa Timur IBG Mardawa Padangartha mengatakan, jumlah pasokkan listrik untuk Jatim lebih 8.000 MW dengan beban puncak 4.981 MW.

Dari jumlah tersebut masih ada cadangan 3.000 MW. Secara umum, lanjutnya, pasokkan cukup diharapkan tidak ada hal-hal teknis yang mengganggu khususnya saat lebaran.

"Sampai hari ini kondisi listrik di Jatim menunjukkan keadaan yang bagus," katanya, Rabu (23/7/2014).

Pun demikian dengan kondisi petugas lapangan. Pasalnya, saat hari Raya Idul Fitri banyak yang cuti bersama. Namun, setidaknya PLN area se-Jawa Timur telah membagi jadwal. Area tersebut mulai dari Surabaya, Gresik, Pasuruan, Bojonegoro, Mojokerto, Ponorogo, hingga Banyuwangi sudah menyiapkan diri.

Mardawa menjelaskan, para petugas di area tersebut tetap stand bay meski libur hari besar. Jadwal masuk akan digilir ada yang tetap masuk juga ada yang cuti. "Khususnya saat malam takbiran dan saat pelaksanaan salat Idul Fitri nanti, itu yang harus dijaga oleh PLN," tandasnya.

Sementara itu, pertumbuhan konsumsi listrik di Jatim hingga Juni 2014 tercatat kisaran 7,1 Persen. Untuk  penyambungan baru yang telah dilakukan mencapai sekitar 160.000 pelanggan atau sekitar 40.000 pelanggan per bulan.

Soal Penyambungan baru memang sempat tersendat di PT PLN Distribusi Jatim pada Mei -Juni lalu. Saat ini kondisi tersebut telah pulih, tercatat ada 200 pelanggan industri besar di Jatim yang harus menunggu.

"Pemasangan sambungan listrik baru sudah bisa mulai kami layani. Untuk yang mau tambah daya juga bisa kami layani," tambahnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini