nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ramadan: Bulan Penuh Ampunan

Jum'at 25 Juli 2014 11:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2014 07 25 95 1017952 sGiESTccbk.jpg Foto: dok. Okezone. Insert: Eva Rahmayati.

SIAPA sih di dunia ini yang merasa tidak memiliki dosa baik disengaja atau tidak disengaja? Atau merasa tidak bersalah baik kepada Allah SWT maupun kepada hamba-Nya? Jawabannya, tentu saja kita sebagai manusia pasti pernah melakukan kesalahan kecil atau besar, karena hakekatnya manusia itu tempatnya salah dan khilaf (“Al insanu mahalul khoto wannisyan”). Namun, kita harus introspeksi diri dari semua kesalahan yang sudah kita perbuat. Kemudian mencari jalan dan berusaha untuk memperbaiki kesalahan itu.  

Tentunya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini kita sangat mengharapkan ampunan (magfiroh) dari Allah SWT, atas semua kesalahan yang kita perbuat sebelumnya. Kita dapat memperbaiki kesalahan tersebut. Namun, sebelumnya kita harus meminta maaf kepada orang yang pernah kita sakiti baik secara lisan ataupun sikap, kemudian meminta ampunan kepada Allah SWT.

 

Berbagai hal yang bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki diri dan menambah pahala di bulan Ramadan di antaranya adalah memperbanyak membaca Alquran, melaksanakan salat tarawih, menunaikan zakat fitrah dan berbuat baik kepada sesama manusia.

 

Hebatnya, Sang Khalik menempatkan keistimewaan hanya di bulan Ramadan. Salah satunya, Ramadan merupakan bulan penuh ampunan (syahrul gufran). Dengan rasa yakin, setiap umat Islam akan mendapatkan ampunan ilahi. Keyakinan itu semakin mantap dengan jaminan Rasul, “Barang siapa yang melakukan ibadah shaum di bulan Ramadan karena iman dan ikhlas, Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. (HR. Muslim)

 

Berbahagialah bagi muslimin dan muslimat yang melaksanakan puasa di bulan suci Ramadan dan ibadah magdoh dan goirul magdoh lainnya semata-mata karena Allah SWT. Sebab, dia sudah menjamin tempat yang indah di akhirat.  Sedangkan bagi umat Islam yang belum menunaikan ibadah puasa Ramadan, melaksanakan shalat tarawih dan ibadah lainnya,  maka bersegeralah untuk melaksanakannya. Karena itu sebagai bukti perbaikan diri kita untuk menjadi lebih baik lagi, serta mengharapkan rida dan magfiroh dari Allah SWT.

 

Tidak ada kata terlambat jika kita menginginkan suatu perubahan untuk menjadi pribadi lebih baik. Kuncinya, bersungguh-sungguh menjalaninya, tidak ragu dan benar-benar akan melakukan perubahan dari sebelumnya. Dengan begitu, insya Allah harapan kita untuk menjadi lebih baik akan tercapai, karena Allah maha pengampun lagi maha penyayang.

 

Di bulan suci Ramadan ini, mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabikul khairat) menuju kemenangan yang hakiki yaitu mendapatkan ridho-Nya. Oleh karenanya, yakinlah sahabat bahwa janji Allah itu benar adanya karena Dia maha kuasa atas segala yang Dia kehendaki (kunfayakun).

 

Eva Rahmayanti

STAI Al-Masthuriyah

Sukabumi Jawa Barat

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini