Tiga PSK Terjaring Razia

Syaiful Islam, Okezone · Rabu 06 Agustus 2014 17:09 WIB
https: img.okezone.com content 2014 08 06 521 1020868 uMgZyzZlSA.jpg Ilustrasi PSK (Dok Okezone)

PAMEKASAN - Tiga pekerja seks komersial (PSK) terjaring razia saat berada di sebuah rumah kos di Jalan Sersan Mersul, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Rabu (6/8/2014). Ketiga PSK ini diciduk petugas gabungan lantaran tidak bisa menunjukkan surat nikah dari KUA.

 

Sebab, mereka mengaku sudah menjadi istri dari pria asal Pamekasan. Namun, mereka berdalih pernikahannya dilakukan secara siri (nikah secara agama) sehingga tidak mempunyai surat nikah. Tetapi, petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Kodim 0826, Polres Pamekasan dan Polisi Militer tidak bergeming.

 

Petugas tetap membawa para PSK itu ke kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan. Ketiga PSK yang diamankan masing-masing berinisial  NH (19) asal Sampang, YT (35) asal Manggelang, Jawa Tengah dan LS (22) asal Bangkalan.

 

Sesuai data yang ada di Satpol PP, ternyata NH dan LS bukan kali ini yang terjaring razia petugas. Melainkan sudah kedua kalinya terjaring razia. Kemudian NH dan LS dipulangkan ke daerah asalnya. Sedangkan YT dikembalikan ke tempat kos, usai dilakukan pemeriksaan.

 

"Makanya saat berada di kantor, kami meminta suami sirinya hadir ke sini untuk memastikan apakah para wanita ini benar-benar istrinya atau bukan," terang Kasi Penindakan dan Penyidikan, Satpol PP Pamekasan, Yusuf Wibiseno.

 

Kemudian, sambung Yusuf, ketiga wanita itu dikembalikan ke tempat kos masing-masing dengan pengawalan petugas. Selanjutnya dua dari tiga wanita yang diamankan, akan dipulangkan ke daerah asal. Supaya tidak meresahkan masyarakat Pamekasan.

 

"Karena NH dan LS sudah dua kali terjaring, akhirnya dikembalikan ke daerah asal. Untuk NH ke Sampang, sedangkan LS ke Bangkalan. Kami berharap hal semacam ini tidak ditemukan lagi," pungkasnya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini