nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Punya Dokumen Ini, Posisi Gatot Sebagai Gubernur Terancam

Akbar Dongoran, Jurnalis · Rabu 13 Agustus 2014 00:53 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2014 08 13 340 1023636 S2uUQhXLob.jpg Foto mesra mirip Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pudjo Nugroho (Akbar D/Okezone)

MEDAN - Posisi Gubernur Sumut, Gatot Pudjo Nugroho menjadi riskan, pascaterkuaknya kabar telah melakukan poligami. Pasalnya, sebagai pejabat publik, Gatot telah bersumpah untuk tunduk pada seluruh ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Termasuk di dalamnya undang-undang perkawinan.

Dimana dalam undang-undang itu, setiap warga negara yang ingin menikah lagi, diwajibkan untuk mendapatkan izin dari istri sebelumnya. Izin tersebut pun harus diperkuat dengan sebuah dokumen, yakni akte dari pengadilan agama. (Klik: Poligami Gatot Menuai Pro-Kontra di Internal PKS)

“Kalau persoalan poligaminya saya pikir enggak ada masalah secara peraturan. Tapi apakah poligami itu, sudah dilakukan sesuai prosedur yang ditetapkan dalam undang-undang perkawinan atau belum. Itu yang riskan untuk posisi beliau sekarang. Karena kita tidak tahu apakah beliau (Gatot) telah melewati mekanisme yang sesuai dengan ketentuan tersebut,” jelas Ketua Fraksi PKS DPRD Sumut, Hidayatullah, Selasa (18/8/2014).

Dijelaskan hidayat, dalam ketentuan perundang-undangan, sebelum melaksanakan pernikahan Gatot harus menghadirkan istri dan calon isteri poligaminya ke hadapan Pengadilan Agama. Pengadilan yang kemudian mengeluarkan akte, apakah poligami tersebut layak dilakukan atau tidak.

“Jadi enggak bisa kalau cuma segel-segelan saja. Harus ada akte dari pengadilan agama, yang menjadi dasar bagi Kantor Urusan Agama, untuk menerbitkan surat nikah. Saya tahu itu, dari pengalaman kader PKS lain, yang pernah mengajukan poligami secara resmi. Jadi kalau segel-segelan saja, saya khawatir ini akan menjadi komoditi politik pada interpelasi nanti,” cetus Hidayat.

Gatot sendiri kini tengah menghadapi hak bertanya (interpelasi) yang diajukan DPRD Sumatera Utara. Gatot dijadwalkan akan dipanggil untuk memberikan jawaban pada, Senin, (18/8/2014) mendatang. (Klik: Interpelasi, Gubernur Sumut Bakal Dipanggil DPR Pekan Depan)

Dalam inteprelasi tersebut, kehidupan pribadi Gatot, yakni soal poligami, dan foto-foto mesra mirip dirinya yang kini tersebar di masyarakat, juga akan menjadi salah satu materi yang akan ditanyakan. Dan jika Gatot gagal menunjukkan Akte tersebut, dikhawatirkan interpelasi bisa belanjut, hingga berujung pada proses pemakzulan.

(hol)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini